Gubernur NTB deklarasi Lombok Bangun Kembali

id gempa lombok ,deklarasi lombok,gubernur ntb,zainul majdi

Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi bertindak selaku inspektur upacara apel deklarasi Lombok Bangun Kembali di Pemenang. Foto Wld/Humas dan Protokol Setda KLU.

Beliau-beliau yang telah meninggal dunia termasuk syahidul akhirah, yang mendapatkan ampunan dan kebaikan dari Allah SWT. Bagi yang sakit, kita doakan semoga lekas sembuh dan bagi kita yang sehat tidak ada kata lain, kita berjuang bersama merehabilit
Mataram (Antaranews) - Gubernur Nusa Tenggara Barat TGH M Zainul Majdi mencanangkan deklarasi Lombok bangun kembali pascagempa yang melanda hampir seluruh kabupaten dan kota, termasuk di Pulau Sumbawa.

Pada apel di pelataran Masjid Al Hikmah Pemenang telah dibersihkan dari puing reruntuhan Gubernur NTB bertindak sebagai inspektur upacara deklarasi, Senin (27/8)  yang antara laih dihadiri Bupati Lombok Utara DR H Najmul Akhyar SH MH.

Gubernur NTB memberikan motivasi dan semangat agar mampu bangkit membangun daerah dalam bentuk yang lebih baik, lebih indah dan lebih berkah dari sebelumnya.

"Beliau-beliau yang telah meninggal dunia termasuk syahidul akhirah, yang mendapatkan ampunan dan kebaikan dari Allah SWT. Bagi yang sakit, kita doakan semoga lekas sembuh dan bagi kita yang sehat tidak ada kata lain, kita berjuang bersama merehabilitasi dan merekonstruksi daerah yang sangat indah dan kita cintai ini," ujarnya.

Ia mengatakan daerah yang terkena gempa, ke depannya akan lebih baik dan lebih indah lagi.

"Marilah kita berlelah-lelah, bergandengan tangan, bergotong royong untuk membangun kembali daerah yang kita cintai ini," kata Zainul Majdi.

Pada kesempatan tersebut Gubernur NTB mendeklarasi motto "Lombok Bangun Kembali", "NTB Bangun Kembali". Kemudian menyerahkan bantuan kendaraan roda tiga untuk mobilisasi sampah di lokasi pengungsian.

Sementara itu Kepala BPBD Provinsi NTB Ir H Mohammad Rum, melaporkan terkait pengalihan status tanggap darurat menjadi masa transisi darurat ke pemulihan mulai tanggal 26 agustus 2018.

Masa tanggap darurat ditutup, kata dia, ada pengalihan transisi darurat ke pemulihan.

"Tahap ini kelanjutan dari masa tanggap darurat. Sesuai dengan Inpres nomor 5 tahun 2018 pada transisi ke pemulihan, ini ada percepatan untuk rekonstruksi," ujarnya.

Menurut data, rumah terverifikasi rusak berat berjumlah 17.319 unit, tersebar di ima kabupaten/kota di Pulau Lombok. Sedangkan di Pulau Sumbawa berjumlah 2.323 unit rumah yang rusak berat, sehingga kesemuanya hampir mencapai 20 ribu unit rumah rusak berat akibat gempa yang mengguncang NTB


Dalam acara tersebut, gubernur selaku inspektur upacara menyampaikan sambutannya sekaligus mencanangkan deklarasi Lombok Bangun Kembali. Gubernur NTB memberikan motivasi dan semangat mampu bangkit membangun daerah dalam bentuk yang lebih baik, lebih indah dan lebih berkah dari sebelumnya.

"Beliau-beliau yang telah meninggal dunia termasuk syahidul akhirah, yang mendapatkan ampunan dan kebaikan dari Allah SWT. Bagi yang sakit, kita doakan semoga lekas sembuh dan bagi kita yang sehat tidak ada kata lain, kita berjuang bersama merehabilitasi dan merekonstruksi daerah yang sangat indah dan kita cintai ini," ujar gubernur.

Gubernur mengungkapkan pula, daerah yang terkena gempa, kedepannya akan lebih baik dan lebih indah lagi.

"Marilah kita berlelah-lelah, bergandengan tangan, bergotong royong untuk membangun kembali daerah yang kita cintai ini," tutur gubernur.

Pada kesempatan itu, gubernur mendeklarasi motto "Lombok Bangun Kembali", "NTB Bangun Kembali". Kemudian menyerahkan bantuan kendaraan roda tiga untuk mobilisasi sampah di lokasi pengungsian.

Sementara itu, laporan disampaikan Kepala BPBD Provinsi NTB Ir. H. Mohammad Rum, terkait pengalihan status tanggap darurat menjadi masa transisi darurat ke pemulihan mulai tanggal 26 agustus 2018. Masa tanggap darurat ditutup, ada pengalihan transisi darurat ke pemulihan.

"Tahap ini kelanjutan dari masa tanggap darurat. Sesuai dengan Inpres nomor 5 tahun 2018 pada transisi ke pemulihan, ini ada percepatan untuk rekonstruksi," ujarnya.

Apel deklarasi Lombok bangkit dihadiri para kepala OPD beserta staf se-Kabupaten Lombok Utara, instansi vertikal, perwakilan TNI dan unsur kepolisian, beserta warga pengungsi sekitar Pemenang (27/8).

Selain itu deklarasi juga dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Barat Drs H Moh Taufiq, MM, dan perwakilan Perguruan Tinggi se-Nusa Tenggara Barat.(*)


 
Pewarta :
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar