Fadli Zon serap aspirasi korban gempa di Lombok Utara

id Fadli Zon,Gempa Lombok

Wakil Ketua DPR Fadli Zon (tengah), berdialog dengan para korban gempa di Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, NTB. (Foto Antaranews NTB/ist)

Peristiwa traumatik seperti bencana alam membuat para korban rentan terkena stres pascatrauma
Lombok Utara (Antaranews NTB) - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyalurkan bantuan sekaligus menyerap aspirasi dari para korban gempa bumi di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Senin.

Politisi Partai Gerindra itu menyambangi korban gempa di posko Dusun Terengan Tanak Ampar, dan Dusun Terengan Lauk, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.

Fadli Zon dalam kunjungannnya itu didampingi oleh Komeng, Rudi, Idan dan Masol yang bernaung di Persatuan Artis Seniman Komedi Indonesia (Paski), bersama tim relawan H Willgo Zainar.

Di hadapan warga, pria yang juga sebagai pembina Paski tersebut berharap kehadirannya kali ini dapat memberikan semangat baru untuk para pengungsi korban gempa di Dusun Terengan Tanak Ampar, dan Terengan Lauk, Desa Pemenang Timur.

"Peristiwa traumatik seperti bencana alam membuat para korban rentan terkena stres pascatrauma. Maka, pemulihan trauma (trauma healing) pun menjadi penting," katanya.

Selain memberikan pemulihan trauma pada korban terdampak bencana, Fadli Zon juga berdialog dan menerima aspirasi di dua posko Kecamatan Pemenang, terkait proses percepatan pemulihan pasca gempa.

Ada tiga poin utama yang disampaikan oleh warga, di antaranya terkait rumah instan sederhana sehat (Risha), pembentukan kelompok masyarakat (pokmas) sebagai syarat pencairan dana bantuan, dan terkait jaminan hidup (jadup).

Menerima aspirasi tersebut, ia berjanji akan meneruskan ke pemerintah agar segera mempercepat bantuan rehabilitasi rumah warga yang rusak akibat gempa.

Sebab, hampir dua bulan pengungsi tidur dalam tenda-tenda darurat. Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan terkait mekanisme penyaluran bantuan yang sangat memberatkan masyarakat dengan birokrasi yang rumit.

Pemberian dana 50 juta per kepala keluarga (KK) yang belum bisa dicairkan. Ada 1.478 KK penerima dana bantuan rehabilitasi rumah di Lombok Utara dengan jumlah rumah rusak berat sebanyak 28.052 unit.

"Tapi, sampai hari ini dana tersebut belum bisa dicairkan," ujar Fadli Zon.

Selain ke posko bencana, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra tersebut, juga mengunjungi kantor DPRD Kabupaten Lombok Utara dan menggelar rapat terbatas bersama anggota dewan di ruang rapat darurat

Ia didampingi Wakil Ketua DPRD Lombok Utara Sudirsah Sujanto.

Dalam rapat tersebut juga dibahas persoalan dana bantuan sebesar Rp50 juta yang belum bisa dicairkan, meskipun sudah ada di buku tabungan korban gempa.

Sebelumnya, pada 11 September 2018, Fadli Zon berkunjung ke posko di Dusun Lendang Bajur, Kabupaten Lombok Barat, ditemani anggota Komisi XI DPR Fraksi Gerindra dari Daerah Pemilihan NTB, H Willgo Zainar.

Dari hasil kunjungan kerja tersebut, Fadli Zon juga berjanji menyurati pemerintah dan pihak-pihak terkait agar segera mempercepat proses rehabilitasi penanganan bencana.

"Kami ingin pastikan janji dari pemerintah, karena itu salah satu fungsi DPR mengawasi supaya tepat sasaran. Terutama yang sifatnya jangka menengah, yakni hunian sementara sebelum datang musim hujan," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Awaludin
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar