Gubernur dorong penerbangan langsung internasional ke NTB

id Gubernur NTB,dorong penerbangan langsung,Pariwisata NTB

Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah saat menghadiri acara silaturrahmi bersama masyarakat pariwisata se-NTB di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB di Mataram.

Sekali "direct flight" ke Lombok dan Sumbawa, efek eksternalnya cukup banyak dan multiplayer efeknya juga cukup banyak untuk memajukan industri pariwisata di NTB
Mataram (Antaranews NTB) - Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah menegaskan kunci kemajuan industri pariwisata di satu daerah adalah memperbanyak penerbangan langsung atau "direct flight" internasional dan event internasional.

"Sekali "direct flight" ke Lombok dan Sumbawa, efek eksternalnya cukup banyak dan multiplayer efeknya juga cukup banyak untuk memajukan industri pariwisata di NTB," kata Doktor Zul saat menghadiri acara silaturrahmi bersama masyarakat pariwisata se-NTB di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB di Mataram.

Menurut Gubernur, penerbangan langsung akan menopang industri pariwisata di NTB semakin lebih maju.

"Saya perintahkan kepada Kepala Dinas Pariwisata untuk mendorong penerbangan langsung datang ke NTB," ucapnya.

Saat ini penerbangan internasional langsung ke NTB baru dilakukan dua maskapai, yakni SilkAir dari Singapura ke Lombok dan Air Asia dari Malaysia ke Lombok. Sebelumnya, pada 2013 maskapai berbiaya murah asal Australia JetStar dari Pert menuju Lombok. Namun setahun kemudian menghentikan penerbangan.

Selain soal "direct flight", Gubernur juga menyoroti soal penataan akses menuju destinasi wisata. Misalkan, bandara sebagai gerbang utama akses pariwisata, perlu dilakukan penataan.

"Mulai dari toilet yang bersih serta pelaku-pelaku usaha pariwista yang ramah dalam melayani para wisatawan yang datang ke NTB," ucapnya.

Untuk itu, di depan para pelaku pariwisata, Doktor Zul menegaskan peran pemerintah menjadi pengendali dalam kemajuan industri pariwisata di NTB karena dengan kehadiran pemerintah akan dapat membantu dan ?memfasilitasi serta dapat memberikan solusi terhadap dinamika para pelaku pariwisata di NTB. Terlebih lagi, kondisi industri pariwisata di NTB saat ini dalam masa pemulihan (recovery).

"Artinya sangat tergantung dari orang-orang yang mampu membangun semangat optimisme tinggi untuk membangkitkan kembali industri pariwisata di NTB, tentunya dengan kekompakan dan inovasi," katanya.

Untuk itu, Doktor Zul mengajak seluruh pelaku pariwisata membangun kembali industri pariwisata di NTB pasca bencana dengan semangat optimis, dengan kekompakan dan inovasi baru?sehingga pariwisata NTB semakin maju di masa yang akan datang.

"Siapa yang mau jadi kepala dinas, yang mau jadi kepala daerah adalah orang yang mau berkorban lebih banyak untuk kemajuan masyarakat NTB," tandas Doktor Zul. (*)
Pewarta :
Editor: Nur Imansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar