Logo Header Antaranews Mataram

Polda NTB terapkan siaga satu guna jaga kamtibmas

Senin, 1 September 2025 15:16 WIB
Image Print
Anggota Brimob bersiaga di dekat Gedung DPRD NTB yang terbakar saat aksi unjuk rasa di Mataram, NTB, Sabtu (30/8/2025). (ANTARA FOTO/Dhimas Budi Pratama/sgd)

Mataram (ANTARA) - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat memerintahkan seluruh jajaran di wilayah kabupaten/kota menerapkan status siaga satu guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Wakil Kepala Polda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho melalui pernyataan yang diterima di Mataram, Senin, mengatakan perintah siaga satu itu dari Mabes Polri kepada seluruh satuan kerja wilayah.

"Kalau siaga satu itu, kami sebagai polisi memang harus tanggap," katanya.

Dia menjelaskan penerapan status siaga satu ini tidak lepas dari aksi unjuk rasa pada Sabtu (30/8) yang mengakibatkan gedung DPRD NTB ludes terbakar dan sebagian besar inventaris di kawasan kantor parlemen NTB tersebut dijarah massa.

Baca juga: Mencegah bara anarkisme di NTB

Dalam masa siaga satu, Polda NTB memerintahkan seluruh jajaran untuk bersikap responsif terhadap segala bentuk informasi dan pergerakan yang dapat mengganggu kamtibmas.

"Ketika ada sebuah informasi, tentang suatu hal, entah itu kerumunan massa atau aksi, kami pasti harus siaga," ucap dia.

Baca juga: Laskar Sasak ingatkan demonstran tak mudah terprovokasi

Dalam kondisi siaga satu, pihak kepolisian juga melakukan penempatan personel pengamanan di beberapa objek vital, seperti di gedung DPRD, pemerintahan, dan pusat perbelanjaan. Pola pengamanan berjalan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

"Jika tidak ada informasi mengenai ancaman maupun gangguan, polisi hanya akan melaksanakan kegiatan rutin seperti patroli kewilayahan untuk mendeteksi potensi kerawanan," ujarnya.

Untuk pengamatan aksi unjuk rasa pada hari ini yang terjadi di beberapa wilayah kabupaten/kota, kepolisian menyatakan penyampaian aspirasi di beberapa lokasi seperti di DPRD Lombok Timur dan Kantor Gubernur NTB berjalan kondusif.

Aparat kepolisian menerapkan pengamanan aksi unjuk rasa secara berlapis dengan dukungan bantuan dari TNI.

Baca juga: Sinergi warga dan aparat, NTB tetap kondusif pasca-demonstrasi
Baca juga: Gubernur NTB ajak warga Mataram rawat kota dengan pembangunan nilai
Baca juga: Kapolda NTB tindak tegas pelaku perusakan di Gedung DPRD NTB
Baca juga: Kapolres Lombok Utara rapat Forkopimda terkait antisipasi aksi demonstrasi
Baca juga: Gubernur NTB tempatkan tentara sebagai garda terdepan pengamanan fasilitas



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026