Satgas minta sekolah di Lombok Timur pastikan siswa habiskan MBG

id MBG,Lombok Timur ,NTB,Satgas

Satgas minta sekolah di Lombok Timur pastikan siswa habiskan MBG

Mobil pengangkut program MBK di Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, Selasa (28/10/2025). ANTARA/Akhyar Rosidi.

Mataram (ANTARA) - Tim Satgas Badan Gizi Nasional Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta pihak sekolah untuk melakukan pengawasan langsung, agar makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu dikonsumsi oleh siswa hingga habis.

"Kami minta pihak sekolah melakukan pengawasan, agar MBG ini di konsumsi siswa hingga habis, jangan di bawa pulang," kata Ketua Tim Satgas BGN Lombok Timur HM Juaini Taofik di Lombok Timur, Selasa.

Ia juga meminta agar seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bersinergi dan berkolaborasi juga untuk menjalankan fungsi masing masing.

"Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis dibentuk secara ex-officio," katanya.

Baca juga: Polisi usut penyebab keracunan pelajar setelah santap MBG di Lombok Timur

Ia mengatakan Satgas bukan ingin menghindar dari tanggungjawab, tetapi sinergi dan kolaborasi dapat berjalan dengan baik dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia emas 2045.

"Terhadap beberapa kejadian yang terjadi, saat menerima laporan, langsung ditindak lanjuti dan bergerak cepat. Dinas Kesehatan agar turun melakukan cek di melakukan penanganan," katanya.

‎Untuk mencegah hal yang tak diinginkan, Juaini menegaskan pentingnya peran sekolah dalam memimpin dan mengatur proses makan bersama di lingkungan sekolah.

‎“Kita dorong sekolah memimpin makan siang bersama, di sela jam pelajaran tanpa mengganggu proses belajar mengajar. Kami mengimbau agar makanan tidak dibawa pulang, tetapi dikonsumsi langsung di sekolah," katanya.

Baca juga: Sejumlah siswa di Lombok Timur diduga keracunan MBG, Satgas: Kami kroscek

‎“Kadang budaya kita ingin berbagi dengan tetangga, tapi niat baik bisa berujung tidak baik kalau makanannya sudah terlalu lama disimpan. Pastikan makanan itu dikonsumsi langsung oleh anak-anak di sekolah,” pesannya.

‎Ia berharap, dengan koordinasi lintas OPD dan dukungan pihak sekolah, pelaksanaan program makan bergizi gratis di Lombok Timur bisa berjalan aman, sehat, dan tepat sasaran.

"Semoga program ini berjalan dengan baik dan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Lombok Timur," katanya.

Baca juga: Lombok Timur bentuk tim khusus awasi penerapan MBG
Baca juga: Sebanyak 62 dapur MBG di Lombok Timur terbentuk

Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.