Moskow (ANTARA) - Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Ukraina Rustem Umerov mengumumkan pada Sabtu (22/11) bahwa pertemuan konsultasi mengenai upaya mengakhiri perang akan digelar dalam beberapa hari ke depan.
Dalam pernyataan di Telegram, dia mengatakan bahwa pembicaraan akan berlangsung antara perwakilan Ukraina dan Amerika Serikat dengan Eropa sebagai mediator.
Dia juga menyebutkan bahwa topik utama pertemuan itu adalah syarat-syarat perjanjian damai di masa mendatang. Secara terpisah, kantor Presiden Ukraina membenarkan bahwa pembicaraan itu segera dimulai dan akan digelar di Swiss.
Presiden Volodymyr Zelenskyy telah menyetujui susunan delegasi Ukraina yang akan dipimpin Kepala Staf Kepresidenan Andriy Yermak. Delegasi itu disebut telah menerima arahan dari sang presiden.
Baca juga: Mantan wapres AS Dick Cheney wafat
Baca juga: Menlu AS-China berbicara via telepon menjelang pertemuan Trump-Xi
Kantor Zelenskyy menegaskan bahwa para perwakilan Ukraina "akan mempertahankan kepentingan rakyat dan fondasi keamanan Eropa yang adil."
"Kami mengharapkan dialog yang konstruktif dan siap bekerja secepat mungkin untuk mencapai perdamaian yang nyata. Ukraina tak pernah menginginkan perang ini dan akan melakukan apa pun untuk mengakhirinya dengan perdamaian yang bermartabat," kata kantor tersebut.
Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat mengatakan bahwa pihaknya telah menerima rancangan rencana perdamaian berisi 28 poin dari Amerika Serikat terkait Ukraina, tetapi "tidak ada diskusi substantif" yang dilakukan mengenai dokumen tersebut.
Sumber: Anadolu