Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan seminar kesehatan untuk memberikan edukasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mengenali kanker ditempat kerja, deteksi hidup lebih panjang.

"Seminar ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada ASN untuk tetap memeriksa kesehatan mereka, terutama untuk mengantisipasi penyakit kanker tersebut," kata Wakil Bupati Lombok Tengah H M Nursiah saat membuka acara sosialisasi tersebut di Lombok Tengah, Rabu.

Ia mengatakan seminar kesehatan ini menjadi program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, sehingga dengan seminar ini masyarakat bisa mengetahui bagaimana jenis penyakit, terutama penyakit kanker dan berbagai penyakit lainnya.

“Karena biar bagaimanapun tantangan kita berkaitan dengan kesehatan, ibu hamil dan anak lahir menjadi atensi bersama. Terlebih untuk masalah kanker, jantung, stroke memang lumayan banyak kaitan dengan angka kematian,” ujarnya.

Baca juga: TNI sosialisasi penyakit kanker payudara dan serviks

Oleh karena itu, peran semua pihak mulai dari tenaga kesehatan dan fasilitas juga menjadi penting untuk diperhatikan, sehingga dengan adanya seminar menjadi kajian untuk bagaimana masyarakat bisa terus meningkatkan kesehatan.

"Masyarakat juga kami harapkan untuk tidak ragu untuk memeriksa kesehatan, karena pemerintah sudah menyiapkan fasilitas untuk memeriksa kesehatan dari tingkat puskesmas hingga lainnya,” ujarnya.

Dengan masyarakat memeriksa kesehatan, tenaga kesehatan bisa mengantisipasi lebih cepat dan tentunya masyarakat yang mengalami sakit bisa tertangani. Meski pihaknya tidak menafikan bahwa tentu ada hal yang masih kurang dalam hal pelayanan, namun baginya bahwa pemda akan terus berupaya dalam hal meningkatkan kesehatan ini.

“Maka, masyarakat harus terus rajin memeriksa kesehatan, tidak mesti harus lansia tapi semua jenjang umur diharapkan rajin memeriksa kesehatan agar kita bisa mengetahui apa indikasi penyakit dan bagaimana langkah penanganan dari nakes,” ujarnya.

Ketua Panitia Seminar, Heny Mardiana menyampaikan bahwa seminar ini dilakukan karena masalah kanker ini masalah kesehatan yang harus diperhatikan karena tersebar secara global dan tidak jarang masyarakat disuguhkan informasi yang tidak benar terkait dengan kanker ini. Oleh karena itu, lewat seminar ini masyarakat mendapatkan edukasi apa ciri atau tanda dari kanker itu.

“Kegiatan ini kita lakukan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar bisa mengenali ciri-ciri kanker. Maka, dokter-dokter yang memiliki skil yang luar biasa menjadi narasumber dalam seminar ini," katanya.

Baca juga: Imunisasi HPV di Lombok Timur sasar 27.008 pelajar
Baca juga: Persit Kodim Lombok Tengah memberi penyuluhan IVA
Baca juga: Cakupan vaksinasi HPV di Lombok Tengah mencapai 73 persen
Baca juga: Pemkab Lotim gandeng UI lakukan penyuluhan kanker



Pewarta :
Editor: Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026