Dompu (ANTARA) - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Dompu, mulai menyiapkan kontingen terbaik untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) Nusa Tenggara Barat 2025 yang akan digelar pada 18-21 Desember di Kebun Raya Lemor, Lombok Timur.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Dompu, Yani Hartono Atmojo kepada ANTARA, Rabu, mengatakan proses seleksi peserta tengah berlangsung di tingkat kwartir ranting yang melibatkan Pramuka Penggalang berusia 12-16 tahun dari tingkat SD dan SMP. Setiap kwartir ranting mengirimkan satu peserta putra dan satu peserta putri untuk mengikuti tahapan seleksi kabupaten.
"Seleksinya sudah berjalan. Nantinya Dompu akan mengirim setengah dari kuota dua regu, baik putra maupun putri. Satu regu terdiri dari delapan orang,” ujarnya.
Dengan demikian, lanjut Yani, total peserta yang akan diberangkatkan dari Dompu mencapai 16 Penggalang, yang merupakan perwakilan terbaik dari seluruh kecamatan.
Baca juga: Bupati Sumbawa Barat apresiasi semangat kepramukaan untuk tingkatkan prestasi
Yani menegaskan, proses seleksi dilakukan berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan Jamda NTB 2025, mulai dari kelengkapan Kartu Tanda Anggota (KTA) hingga pencapaian kualifikasi Penggalang Ramu, Rakit, dan Terap.
"Ini kegiatan pembinaan karakter, keterampilan, kedisiplinan, dan kreativitas. Kami berharap dukungan penuh dari orang tua dan sekolah, ujarnya.
Yani menjelaskan, Jamda NTB 2025 diproyeksikan menjadi kegiatan besar dengan melibatkan ribuan peserta se-NTB. Kegiatan ini mencakup rangkaian giat umum dan giat khusus yang dirancang untuk membangun persaudaraan dan meningkatkan kecakapan peserta.
Baca juga: Bupati Lombok Tengah ajak anggota pramuka lestarikan alam
Adapun kegiatan yang akan diikuti antara lain Upacara Pembukaan, Giat Khusus, Lomba Kuliner, Penjelajahan, Karnaval Budaya, dan Pentas Seni. Peserta juga akan terlibat dalam berbagai kegiatan edukatif seperti Observasi di Kebun Raya Lemor, Digitalisasi AI, Roket Air, Keterampilan Memasak, Budaya Jamur, Kreasi Barang Bekas, Bank Sampah, hingga pembuatan V-Log atau konten digital.
"Jamda tahun ini dikemas sangat menarik dengan perpaduan pendidikan lingkungan, teknologi, budaya, hingga kreativitas digital. Kami ingin anak-anak mendapatkan pengalaman berharga,” tutur Yani.
Ia berharap, kontingen Dompu tidak hanya mampu berpartisipasi, tetapi juga mampu menunjukkan karakter, kedisiplinan, dan kreativitas terbaik selama mengikuti Jambore Daerah NTB 2025.
Baca juga: Wabup Lombok Utara sebut gerakan pramuka hadir wujudkan Indonesia emas