Dompu (ANTARA) - Organisasi lingkungan Teduhi Bumi Indonesia meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI dengan kegiatan penanaman pohon di kawasan Hutan Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, pada 16-17 Februari 2026.
Kegiatan peluncuran dihadiri Wakil Bupati Dompu Syirajuddin, Ketua DPRD Dompu Muttakun, unsur TNI-Polri, Balai KPH Wilayah VI, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Wakil Bupati Dompu Syirajuddin, mengapresiasi inisiatif generasi muda yang tergabung dalam Teduhi Bumi Indonesia dan mendorong agar gerakan penghijauan tersebut diperluas ke seluruh wilayah Dompu.
"Gerakan ini tidak boleh berhenti di Kecamatan Pekat, tetapi harus terus diperluas di delapan kecamatan di Kabupaten Dompu," ujarnya.
Ketua DPRD Dompu, Muttakun menilai Gerakan Indonesia ASRI merupakan langkah konkret generasi muda dalam menjaga kelestarian hutan di daerah tersebut.
"Ini gerakan nyata yang harus dicontoh anak-anak muda di Dompu. Penanaman pohon harus terus dilakukan," katanya.
Baca juga: Pemuda Dompu gelar Youth Camp Chapter I, Fokus penguatan budaya, dan pariwisata
Perwakilan Teduhi Bumi Indonesia, Nazmul Watan, mengatakan gerakan tersebut akan terus berlanjut dan direncanakan diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.
"Di Dompu ini hanya awal, selanjutnya gerakan ini akan terus berkembang di berbagai wilayah Indonesia," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 700 bibit pohon beringin ditanam secara kolaboratif di sekitar Dam Doro Kadindi dan lereng kawasan bendungan. Penanaman dilakukan sebagai upaya meningkatkan tutupan lahan hijau, mencegah erosi dan sedimentasi, serta menjaga fungsi bendungan sebagai sumber air irigasi dan kebutuhan masyarakat.
Selain penanaman, peserta juga membersihkan area sekitar lokasi dan memasang penanda pada titik-titik penanaman guna memudahkan pemantauan serta perawatan pohon secara berkelanjutan.
Baca juga: PDPM desak Pemkab Dompu kembalikan status 7 guru digugurkan kelulusan PPPK
Baca juga: Pemuda Dompu-NTB gagas KiloFest 2024 untuk wisata produktif
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026