Jakarta (ANTARA) - Phoenix Suns memasang misi balas dendam saat berhadapan kontra Oklahoma City Thunder, pada pertandingan NBA 2025/2026 di Mortgage Matchup Center, Amerika Serikat, Senin (5/1) pagi WIB, setelah kalah telak di NBA Emirates Cup.
Dikutip dari laman NBA, Minggu, di turnamen tersebut, Suns dicukur habis dengan skor 89-138, pada babak perempat final.
"Kami tahu akan menghadapi tim yang sangat bagus dan semua orang menantikan pertandingan ini (lawan Oklahoma City Thunder)," kata bintang Phoenix Suns Devin Booker.
Pada pertemuan terakhir, Thunder tampil dominan dengan akurasi tembakan 59,1 persen, termasuk 22 tembakan tiga angka dari 40 percobaan. Kekalahan itu tercatat sebagai margin terburuk sepanjang sejarah Suns. Mereka juga sempat kalah tipis 119-123 dari Thunder pada 28 November.
Jelang laga nanti, kedua tim sama-sama datang dengan modal positif. Suns baru saja mengalahkan Sacramento Kings 129-102, sedangkan Thunder menghancurkan Golden State Warriors 131-94, meski Warriors bermain tanpa sejumlah pemain inti.
Oklahoma City mengandalkan performa konsisten MVP NBA 2024-2025, Shai Gilgeous-Alexander, yang kembali tampil impresif dengan 30 poin, serta kontribusi menyeluruh Chet Holmgren yang mencatatkan double-double poin dan rebound disertai empat blok hanya dalam 26 menit.
Baca juga: New Orleans Pelicans diterpa badai cedera pemain jelang kontra Miami Heat
Pelatih Thunder Mark Daigneault menilai timnya menunjukkan identitas kuat dalam beberapa laga terakhir.
"Dua pertandingan terakhir kami bermain sangat komplet selama 48 menit, sehingga identitas tim benar-benar terlihat," ujar dia.
Baca juga: Pebasket Edwards tinggalkan bangku cadangan saat Timberwolves kalah lawan Hawks
Di kubu Suns, performa kolektif menjadi sorotan setelah enam pemain mencetak dua digit angka pada laga sebelumnya. Phoenix juga menunjukkan peningkatan pertahanan dengan torehan 16 steal dan sembilan blok.
Laga kedua tim diperkirakan berlangsung ketat, mengingat Suns tengah dalam tren lima kemenangan dari enam pertandingan terakhir, sementara Thunder terus menjaga konsistensi sebagai juara bertahan NBA.