Nakhon Ratchasima (ANTARA) - Atlet para atletik Indonesia Nur Ferry Pradana menyumbang medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand setelah menjadi yang tercepat di final nomor 200 meter putra T747 dengan waktu 22,76 detik di 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Rabu malam.
Atlet asal Sumatera Utara itu berhasil mengungguli Dino Arman asal Filipina yang menorehkan waktu 23,63 detik di peringkat kedua. Sedangkan untuk posisi ketiga, diisi oleh atlet tuan rumah yakni Boonruksa Supanit dengan waktu 23,79 detik sehingga berhak atas medali perunggu.
Berdasarkan data panitia penyelenggara, sejumlah atlet para atletik tanah air lainnya juga berhasil menorehkan hal serupa.
Di antaranya Elsa Nur Fitriana lewat final nomor lempar lembing putri F12. Dia berhasil mengalahkan dua wakil Malaysia, yaitu Puini Siti Zubaidah dan Eny Kutty Hemala Devi, yang masing-masing meraih perak serta perunggu.
Kemudian, untuk lari jarak jauh, atlet berumur 29 tahun, Tiwa, mengukir prestasi membanggakan sebagai debutan dalam final nomor 1.500 meter putri T11, T13, dan T20. Dia berhasil menundukkan perlawanan Orawan Kaising dan Prawatto Phaewa asal Thailand, yang masing-masing berada di peringkat kedua serta ketiga.
Tiwa membukukan waktu 5 menit 19,35 detik. Sementara Kaising dan Phaewa, masing-masing mencatatkan waktu 5 menit 26,20 detik dan 5 menit 36,58 detik.
Baca juga: Klasemen medali APG: Indonesia berada di peringkat kedua
Baca juga: Wakil 18 cabor ikuti parade pembukaan APG 2025
Tidak hanya itu, tim Merah Putih juga berhasil memborong tiga medali dalam satu nomor melalui Reza Pramana Perangin Angin (emas), Yahya (perak), dan Bili Yohanis (perunggu). Ketiganya turun dalam nomor final tolak peluru putra F44 dan F64.
Untuk menghadapi ASEAN Para Games 2025 Thailand, tim para atletik Indonesia menurunkan total 56 atlet yang mengikuti sejumlah disiplin nomor di antaranya lari 100 meter, 1.500 meter, lempar lembing, tolak peluru, dan balap kursi roda. Perjuangan atlet tanah air masih akan berlanjut hingga Minggu (25/1).