Dompu (ANTARA) - Cuaca ekstrem berupa hujan berintensitas tinggi disertai angin puting beliung menyebabkan rumah warga rusak parah dan jembatan tergerus banjir di Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Kamis.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Dompu, Yani Hartono Atmodjo, mengatakan hujan deras yang terjadi pada 21-22 Januari 2026, memicu banjir di Desa Doropeti, Calabai, dan Beringin Jaya, serta angin puting beliung di Desa Tambora.
"Di Desa Doropeti, satu unit rumah warga rusak berat akibat tergerus aliran sungai dan satu unit jembatan tergerus banjir sehingga membahayakan pengguna jalan," katanya.
Baca juga: Hujan deras picu banjir dan puting beliung di Dompu
Selain itu, banjir juga merusak jaringan pipa air bersih sepanjang sekitar 100 meter di Desa Calabai serta jaringan pipa air bersih di Desa Beringin Jaya. Sementara di Desa Tambora, angin puting beliung merusak atap satu unit rumah warga di Dusun Nusantara.
Yani menuturkan, saat ini pihaknya telah menurunkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB), untuk melakukan asesmen di lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan aparat kecamatan dan desa, TNI/Polri, dan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Ia menambahkan, BPBD Kabupaten Dompu mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat wilayah NTB telah memasuki musim hujan dan hujan masih berpotensi terjadi dengan intensitas rendah hingga sedang dalam beberapa hari ke depan.