Mataram (ANTARA) - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah membedakan antara sekolah swasta dan sekolah negeri.
"Saya sengaja datang pertama ke sekolah swasta SD Dwijendra ini, untuk menunjukkan pemerintah berdiri di atas semua golongan dan kelompok masyarakat," ujarnya saat meninjau kegiatan belajar mengajar di SD Dwijendra Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin.
Ia menegaskan pemerintah berkomitmen pada aspek pemerataan kualitas dan sarana prasarana antara sekolah swasta dan sekolah negeri.
"Pemerintah memberikan perhatian yang serius terhadap sekolah-sekolah," tegas Fajar.
Dalam peninjauannya ini Wamendikdasmen mengecek langsung kegiatan belajar siswa SD Dwijendra menggunakan Papan Interaktif Digital (PID). Bantuan yang diberikan langsung oleh pemerintah pusat ke sekolah-sekolah yang bertujuan untuk memudahkan guru menyampaikan materi pelajaran secara lebih menarik dan interaktif.
"Saya mengecek langsung penggunaan Papan Interaktif Digital untuk membuat proses pembelajaran anak-anak lebih menarik. Alhamdulillah siswa-siswi di SD Dwijendra sangat bersemangat belajarnya. Saya melihat kemampuan literasi mereka lebih baik, kemampuan mereka memahami teks menjadi lebih baik," kata Fajar.
Wamendikdasmen mengatakan dalam waktu dekat ini pemerintah akan mengadakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) anak. Dalam kunjungannya itu salah satunya untuk memastikan kesiapan sekolah-sekolah dalam melakukan TKA.
"Saya sengaja datang untuk mengecek persiapan TKA yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 April ini. Harapan kami dengan adanya Papan Interaktif Digital ini bisa lebih meningkatkan kemampuan akademik anak-anak kita," katanya.
Baca juga: Wamendikdasmen pastikan Sekolah Rakyat ditopang guru berkualitas
Sementara itu, Ketua Yayasan Dharma Laksana tempat SD Dwijendra bernaung Made Slamet yang menerima langsung kunjungan Wamendikdasmen Fajar menyampaikan apresiasi kepada Wamendikdasmen yang sudah menguji SD Dwijendra.
"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Wamen yang sudah mengunjungi sekolah kami. Beliau tadi mengecek kesiapan TKA, beliau cukup puas karena kami betul-betul memanfaatkan bantuan dari pemerintah sesuai dengan peruntukannya," ujar dia.
Anggota Komisi V DPRD NTB itu menilai kunjungan Wamendikdasmen tersebut menunjukkan pemerintah tidak membedakan perhatiannya kepada sekolah-sekolah swasta dan negeri. Ia berharap semangat dari pemerintah pusat tersebut bisa diikuti di daerah.
Baca juga: Wamendikdasmen tekankan etika digital buka ToT
"Pemerintah tidak lagi membedakan antara sekolah negeri dan swasta. Saya kira hal ini dapat dicontoh oleh pemerintah daerah, agar tidak ada lagi kesan pembedaan perhatian antara sekolah swasta dan negeri jika ingin meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan," katanya.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026