"Melalui dialog ini, kami ingin memperluas jejaring dan memperkuat kolaborasi dengan BRIN serta perguruan tinggi di NTB agar riset yang dihasilkan lebih relevan, solutif, dan berkontribusi nyata,"

Kota Mataram (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) memperkuat kolaborasi riset dan inovasi antarperguruan tinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dialog Riset dan Inovasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), .

Kegiatan tersebut, diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UMMAT berlangsung di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT, Rabu (15/4), dan dihadiri pimpinan perguruan tinggi, dosen, serta peneliti dari berbagai kampus di NTB.

Rektor UMMAT Dr. Abdul Wahab, MA, dalam keterangan tertulisnya, Senin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun sinergi riset yang lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat.

"Melalui dialog ini, kami ingin memperluas jejaring dan memperkuat kolaborasi dengan BRIN serta perguruan tinggi di NTB agar riset yang dihasilkan lebih relevan, solutif, dan berkontribusi nyata," ujarnya.

Ia menegaskan, riset dan inovasi merupakan fondasi penting dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi sekaligus memperkuat daya saing di tingkat regional maupun nasional.

Menurut dia, kolaborasi lintas institusi menjadi kebutuhan mendesak di tengah dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga perguruan tinggi dapat saling mendukung dalam penguatan kapasitas kelembagaan dan kualitas penelitian.

Sementara itu, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII yang diwakili Made Adi, SH, juga menyampaikan bahwa forum dialog seperti ini penting untuk mempertemukan gagasan dan membuka akses peluang riset yang lebih luas bagi perguruan tinggi di daerah.

Dialog riset tersebut menghadirkan narasumber dari BRIN, di antaranya Deputi Fasilitasi Riset dan Inovasi Prof. Dr. Eng. Agus Haryono, yang memaparkan berbagai skema dukungan riset nasional, termasuk peluang kolaborasi yang dapat diakses perguruan tinggi.

Selain itu, Nungki Indrianti, SE, MA dan Dwi Wiratno Prasetijo, M.Eng, turut memberikan penguatan terkait tata kelola riset, strategi kolaborasi, serta pemanfaatan dukungan inovasi.

Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi pimpinan perguruan tinggi dan dosen, yang menunjukkan tingginya perhatian terhadap penguatan ekosistem riset dan inovasi di NTB.

Melalui kegiatan tersebut, UMMAT menegaskan komitmennya untuk terus membangun jejaring akademik dan kolaborasi kelembagaan guna mendorong lahirnya riset unggulan dan inovasi yang berdampak bagi pembangunan daerah dan nasional.
 



Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026