"Pemberangkatannya diperkirakan akhir bulan ini atau awal November mendatang," kata Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 162/Wira Bhakti, Kapten CZI Sarlan, usai upacara peringatan HUT ke-64 TNI di Mataram (5/10).
Ia mengatakan, prajurit Yonif 742/SWY yang berjumlah 650 orang dan dikomandoi Letkol Inf Arman Dahlan, tengah memantapkan kesiapannya menuju kawasan perbatasan NTT-Timor Leste.
Pelatihan kemiliteran dan berbagai kegiatan pembekalan tugas negara telah dijalani sejak beberapa bulan terakhir ini.
Asisten Operasional (As Ops) Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) sudah memberi pembekalan, demikian pula pembinaan mental (bintal) dari Mabes TNI.
"Dijadwalkan 7 Oktober mendatang, As Ops Panglima TNI akan datang untuk memberi pembekalan kepada anggota Yonif 742 yang akan bertolak ke perbatasan negara itu," ujarnya.
Sarlan menambahkan, prajurit Yonif 742/SWY yang bermarkas di Gebang, Kota Mataram, NTB itu harus mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum diterjunkan ke kawasan perbatasan NTT-Timor Leste.
Berbagai jenis pelatihan yang perlu dilakukan harus disesuaikan dengan kebutuhan tugas di kawasan perbatasan negara itu sesuai perkembangan terkini.
Misi penugasan pasukan di kawasan perbatasan NTT-Timor Leste itu juga menyesuaikan dengan perkembangan terkini.
Namun, besar kemungkinan tidak berbeda jauh dari misi pasukan penugasan yang pernah diemban prajurit Yonif 742/SWY saat bertugas di kawasan perbatasan NTT-Timor Leste sejak 18 Nopember 2006 hingga 2 Nopember 2007.
Yonif 742/SWY merupakan satuan tempur yang bertugas membantu pemerintah daerah di wilayah NTB dalam menegakkan stabilitas keamanan wilayah.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026