Lombok Timur (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan program Desa Berdaya Tematik yang dicanangkan Gubernur Lalu M Iqbal dapat memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di desa.
"Bantuan sebesar Rp300 juta per desa dalam program desa berdaya tersebut dapat memperkuat ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi desa dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB Ahsanul Halik saat acara silaturahmi dengan sejumlah kepala desa penerima program Desa Berdaya Tematik 2026 di Lombok Timur, Sabtu.
Ia mengatakan program Desa Berdaya Tematik merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTB untuk memperkuat pembangunan dari desa, sehingga bisa membuka peluang usaha baru dan mendukung pengembangan pariwisata.
Desa-desa penerima program ini merupakan desa yang berada di luar kategori desa dengan tingkat kemiskinan ekstrem tinggi.
"Bantuan dana yang diberikan untuk mengembangkan sektor-sektor produktif sesuai karakteristik dan potensi wilayah masing-masing," katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Masbagik Utara Baru Kecamatan Masbagik,l Khaerul Ihsan mengatakan bantuan yang diterima desanya akan difokuskan pada pengembangan budidaya ikan nila yang selama ini telah dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
"Program tersebut dinilai sangat sejalan dengan potensi unggulan desa di sektor pertanian dan perikanan," katanya.
Menurutnya, hasil budidaya ikan nila nantinya tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal dan usaha kuliner masyarakat, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pasokan bahan pangan bagi sejumlah Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah Kecamatan Masbagik.
"Program ini menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada desa sebagai pilar utama pembangunan. Dengan dukungan yang tepat, desa akan semakin mandiri, produktif, dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.
Baca juga: Gubernur NTB menjadikan desa pusat pertumbuhan ekonomi baru
Kepala Desa Sukamulia Ismail menilai bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi NTB menjadi peluang besar bagi desa untuk mempercepat pengembangan sektor pariwisata dan ketahanan pangan berbasis kuliner sesuai potensi yang dimiliki.
Baca juga: Museum NTB gencarkan mengedukasi perawatan artefak bagi warga desa
Menurutnya, berbagai persiapan telah dilakukan mulai dari musyawarah desa, pemetaan kebutuhan prioritas, pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan hingga penyusunan desain kegiatan agar program dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
"Ketika desa diberikan kepercayaan sebagai pengelola langsung, maka program dapat dijalankan lebih cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026