Seoul (ANTARA) - Badan pengembangan infrastruktur Korea Selatan, Korea Overseas Infrastructure & Urban Development Corporation (KIND), menjajaki keterlibatan perusahaan Korea dalam proyek pengelolaan limbah dan waste-to-energy (WtE) di Indonesia.
Hal itu disampaikan Team Leader International Cooperation Team KIND Park Sang Jin dalam program "Indonesian Next-Generation Journalist Network" yang diselenggarakan Korea Foundation dan Foreign Policy Community of Indonesia di Seoul, Korea Selatan, Rabu (10/6).
Ia mengatakan upaya tersebut dilakukan seiring penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KIND dan Danantara Indonesia pada April 2026.
"Kami tengah menjajaki partisipasi perusahaan-perusahaan Korea yang bergerak di bidang pengelolaan limbah dan waste-to-energy untuk turut serta dalam kemitraan antara Indonesia dan Korea ini," katanya.
Park menjelaskan bahwa saat penandatanganan MoU, kedua pihak memperkenalkan berbagai proyek investasi dari masing-masing negara melalui skema investasi bersama (co-investment).
Menurut dia, KIND dan Danantara juga sepakat membangun kemitraan strategis dan komprehensif di bidang pengolahan sampah menjadi energi.
Baca juga: Polres rampungkan petunjuk jaksa di kasus rudapaksa WN Korea Selatan
"Saat ini kami sedang merencanakan untuk membangun semacam saluran kerja sama dengan mitra kami," ujarnya.
KIND menilai proyek pengelolaan limbah dan WtE memerlukan dukungan regulasi dan tata kelola yang memadai. Badan yang berada di bawah Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan itu menilai tanpa regulasi pengelolaan limbah yang memadai, perusahaan akan sulit menjalankan bisnis tersebut secara berkelanjutan di Indonesia.
Baca juga: PKB siap menghadiri konferensi partai politik Asia di Korea Selatan
Karena itu, KIND menyarankan kedua pihak bergerak secara paralel dalam menyiapkan proyek dan kerangka regulasinya, sekaligus memberikan kepastian mengenai prospek profitabilitas bagi pelaku usaha.
KIND dan Danantara mengumumkan penandatanganan MoU pada 1 April 2026, bertepatan dengan kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Korea Selatan.
Kerja sama tersebut bertujuan meningkatkan kolaborasi dalam proyek infrastruktur dan pembangunan perkotaan di Indonesia serta kawasan sekitarnya.
Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026