Mataram, 13/10 (ANTARA) - Jemaah Calon Haji (Calhaj)) asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dijadwalkan mulai diberangkatkan ke Arab Saudi melalui Embarkasi Surabaya (Zona II) tanggal 25 Oktober mendatang.

   "Calhaj NTB yang akan diberangkatkan perdana itu tergabung dalam kloter (kelompok terbang) 5 Surabaya, jumlahnya mencapai 445 orang dan semuanya berasal dari Kabupaten Lombok Tengah," kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Departemen Agama (Depag) NTB, Suhaimi Ismy, di Mataram, Selasa.

   Ia mengatakan, pemberangkatan Calhaj NTB dibagi dalam dua gelombang yakni gelombang pertama yang mencakup lima kloter (kloter 5, 20, 37, 40 dan 43) dan gelombang kedua sebanyak enam kloter (kloter 47, 59, 65, 75, 77 dan 80). 

Untuk gelombang pertama, setelah pemberangkatan calhaj asal Kabupaten Lombok Tengah, disusul pemberangkatan kedua yang dijadwalkan Kamis (29/10) tengah malam yang juga melibatkan 445 orang calhaj, namun semuanya berasal dari Kota Mataram.

   Pemberangkatan ketiga dijadwalkan 3 November 2009 tengah malam juga sebanyak 445 orang berasal dari Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat.

   Pemberangkatan keempat dijadwalkan 5 November dini hari dengan jumlah calhaj sebanyak 445 orang dari Kabupaten Lombok Timur, sementara pemberangkatan kelima gelombang pertama dijadwalkan 6 November 2009 dini hari yang melibatkan calhaj asal Lombok Tengah dan Lombok Timur.  

"Sesuai jadwal, pemulangan jemaah haji asal NTB gelombang pertama juga secara bertahap yang dijadwalkan 3 Desember petang, 9 Desember dini hari, 13 Desember petang, 14 Desember petang dan 15 Desember malam," ujarnya.

   Sementara pemberangkatan calhaj asal NTB untuk gelombang kedua dijadwalkan mulai 7 November 2009 pagi yang melibatkan 455 orang dan berasal dari Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Barat dan Sumbawa.

   Pemberangkatan kedua gelombang kedua dijadwalkan 11 November dini hari yang melibatkan 455 orang calhaj asal Kabupaten Bima, dan pemberangkatan ketiga dijadwalkan 13 November pagi yang mengangkut 445 otang asal Kabupaten Sumbawa.

   Pemberangkatan keempat dijadwalkan 15 November tengah malam yang melibatkan 445 orang calhaj asal Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Sumbawa.

   Pemberangkatan kelima gelombang kedua dijadwalkan 17 November dini hari yang melibatkan calhaj asal Kabupaten Dompu, Sumbawa Barat dan Kabupaten Bima.

   Pemberangkatan keenam gelombang kedua atau kloter terakhir calhaj asal NTB dijadwalkan 18 November dini hari yang melibatkan 53 orang asal Kota Bima yang nantinya akan bergabung dengan calhaj asal Jawa Timur pada kloter 80 Surabaya.

   "Untuk pemberangkatan gelombang kedua, pemulangannya dijadwalkan mulai 19 Desember, kemudian 22 Desember, 23 Desember, 25 Desember, 26 Desember dan 27 Desember 2009," tuturnya.

   Ismy menambahkan, calhaj yang berangkat pada gelombang pertama mendarat di Bandara AMA Madinah, sementara gelombang kedua tiba di Bandara KAIA Jeddah, namun semuanya menggunakan maskapai penerbangan Saudi Arabia Airlines.

   Data versi Kanwil Depag NTB, quota haji NTB tahun ini sebanyak 4.494 orang, termasuk 30 orang Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD), ditambah 17 orang calon haji sebagai quota tambahan sehingga totalnya sebanyak 4.511.

   Namun, 10 orang batal berangkat karena meninggal dunia, sehingga jumlah calhaj NTB yang akan diberangkatkan tahun ini mencapai 4.501 orang.

   Dari quota haji itu, sebanyak 1.855 orang berasal dari Pulau Sumbawa dan selebihnya dari Pulau Lombok yang semuanya sudah melunasi biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan biaya administrasi lainya. (*)

 



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026