Mataram, 20/11 (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram membantu dana operasional Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram sebesar Rp100 juta untuk memperlancar pemilihan kepala daerah yang mulai digelar akhir bulan ini.
Anggota KPU Kota Mataram, Agus Syahroni, mengemukakan hal itu ketika mendampingi anggota KPU Provinsi NTB untuk menyampaikan keterangan pers kepada wartawan di Mataram, Jumat.
Anggota KPU dari tujuh kabupaten/kota termasuk dari Mataram ikut mendampingi Ketua Divisi Sosialisasi, Informasi, Pendidikan Pemilih dan Pengembangan SDM, KPU Provinsi NTB, Darmansyah, saat menjelaskan kesiapan pelaksanaan pemilu di tujuh kabupaten/kota di wilayah NTB itu.
Selain Kota Mataram, enam kabupaten yang menggelar pilkada secara serentak tanggal 26 April 2010 untuk putaran pertama dan 5 Juli untuk putaran kedua, yakni Kabupaten Lombok Tengah, Dompu, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Sumbawa, Kabupaten Bima, dan daerah otonom baru Kabupaten Lombok Utara (KLU).
Agus mengatakan, Pemerintah Kota Mataram telah mengalokasikan dana pelaksanaan pilkada sebesar Rp11,04 miliar, namun dana itu hanya bisa dicairkan mulai Januari 2010.
Sementara proses pilkada di Kota Mataram sudah harus dimulai sejak November berupa tahapan persiapan yakni pemutakhiran data pemilih dan pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KKPS).
Tahapan persiapan itu terlaksana di bulan November dan Desember 2009 sehingga dari aspek pendanaan mutlak diperlukan.
"Setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Mataram akhirnya kami mendapat bantuan dana rutin sebesar Rp100 juta yang dapat kami gunakan untuk kelancaran proses pilkada," ujarnya.
Menurut Agus, KPU Kota Mataram dituntut untuk menyesuaikan dengan prosedur pencairan dana dukungan pilkada yang baru akan dimulai awal tahun 2010.
Dana pembentukan PPK, PPS dan KPPS disertai upah yang harus dibayarkan dalam dua bulan di tahun 2009 diperkirakan mencapai Rp300 juta, namun dukungan dana hanya Rp100 juta sehingga diperlukan kerarifan dalam pengelolaannya.
"Sekarang pun kami terus berkoordinasi dengan Pak Wali Kota terkait kebutuhan dana awal pelaksanaan pilkada," ujarnya.
Kondisi serupa juga dialami KPU Kabupaten Dompu yang juga akan menggelar pilkada sesuai jadwal pilkada Kota Mataram.
Menurut anggota KPU Kabupaten Dompu, Sri Rahmawati, Pemerintah Kabupaten Dompu mengalokasikan dana pilkada sebesar Rp9 miliar namun baru bisa dicairkan paling cepat awal Januari 2010.
"Namun, kami juga mendapat dukungan dana bantuan sebesar Rp100 juta untuk kelancaran proses pilkada di penghujung tahun 2009," ujar Sri.(*)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026