Mataram, 11/1 (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Drs. H. L. Makmur Said mengimbau pihak kepolisian mengungkap tuntas pencurian perangkat komputer di sejumlah sekolah.

  "Pencurian perangkat komputer sekolah akhir-akhir ini sering terjadi, terakhir terjadi Sabtu (9/1) di TK/SD internasional Kota Mataram," katanya kepada wartawan di Mataram, Senin.

  Ia mengatakan pelaku pencurian hanya mengambil bagian dalam CPU terutama "hard disk", dan ini sudah terjadi di beberapa sekolah.

  "Padahal di setiap sekolah sudah ada penjaga atau satuan pengaman (satpam), tetapi kenapa pencurian itu bisa terjadi seperti selama ini dialami SMAN 7 Kota Mataram, SMKN 5 dan TK/SD internasional," katanya.

   Pelaku pencurian perangkat komputer itu memang  pandai karena memilih bagian dalam CPU yang harganya cukup mahal antara Rp1 juta hingga Rp1,5 juta.

   Ia minta Kepala Dinas Pendidikan Nasional Kota Mataram Drs. H. Lalu Safii melakukan pembinaan terhadap sejumlah sekolah agar tidak terjadi lagi pencurian perangkat komputer.

   "Apalagi sekarang sekolah akan bersiap melaksanakan ujian nasional yang memerlukan komputer untuk mencatat data siswa," katanya.(*)

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026