Mataram, 17/2 (ANTARA) - Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mataram (UMM) bertindak anarkis dengan memecahkan kaca jendela kampus perguruan tinggi tersebut saat berunjuk rasa Rabu.

  Mahasiswa UMM tersebut melemparkan batu ke arah bangunan kampus yang berlokasi di Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan Kota Mataram hingga kaca jendela berukuran 1,5 x 1 meter pecah.

  Lebih dari 30 orang mahasiswa juga membakar replika keranda jenazah kemudian berjalan mengitari kobaran api sambil bernyanyi dan berorasi memprotes sikap manajemen UMM dalam penempatan jabatan rektor dan pembantu rektor (PR) I dan II.

   Kelompok mahasiswa UMM itu berasal dari dewan perwakilan mahasiswa (DPM), badan eksekutif mahasiswa (BEM) dan Koordinator Komisariat UMM Fisipol.  
Para mahasiswa mempersoalkan kualifikasi Rektor UMM H. Agusfian Wahab yang hanya bergelar sarjana (S1), semestinya minimal lulusan magister (S2).

   Mereka juga mempersoalkan jabatan PR I dan II UMM yang dinilai tidak sesuai kualifikasi pendidikan. Persoalan lainnya yang disoroti mahasiswa adalah akreditasi sejumlah fakultas yang hingga kini belum jelas.

   Aksi mahasiswa UMM yang dikoordinasikan oleh Mukhlis Suaib itu baru berakhir setelah PR III H. Kamaludin menjelaskan upaya yang tengah ditempuh manajemen UMM terkait aspirasi kelompok mahasiswa tersebut.

   "Akreditasi fakultas sedang diperjuangkan, kalau jabatan rektor hanya S1 masih dibolehkan di universitas ini," kata Kamaludin yang juga meminta para pengunjuk rasa  memahami substansi persoalan yang tengah dihadapi manajemen.(*)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026