UMMat membuka program kaderisasi mubaligh Muhammadiyah

id UMMat,Mubaligh,Muhammadiyah,Islam

UMMat membuka program kaderisasi mubaligh Muhammadiyah

Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat), Nusa Tenggara Barat, Abdul Wahab.

Mataram (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMat) membuka program Kaderisasi Mubaligh Muhammadiyah (KM3) guna melahirkan kader-kader mubaligh yang berkompeten dalam dunia dakwah dan menciptakan generasi hafidzh Al Quran.

"Terbentuknya sekolah KM3 khususnya di Nusa Tenggara Barat untuk syiar Islam berkemajuan melalui pendidikan," kata Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UMMat, Abdul Wahab, di Mataram, Sabtu.

Dijelaskan, program itu ditujukan khusus bagi mahasiswa yang aktif di UMMat angkatan 2019-2020, yang dimulai dengan merekrut mahasiswa yang memiliki modal tahfidz Al Quran dan akan dibina secara lebih lanjut melalui pendidikan khusus dengan pembinaan oleh pihak berkompeten dalam bidangnya di asrama.

Adapun syarat yang diajukan untuk peserta KM3 adalah pria yang sudah lulus seleksi, mahasiswa aktif angkatan tahun 2019-2020, memiliki hafalan Auran minimal 3 juz, bersedia mengikuti program selama empat tahun (delapan semester), mampu menyelesaikan hafalan Al Quran 30 juz selama program, bersedia tinggal di asrama, dan bersedia aktif organisasi khususnya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Syarat lain, kata dia, diutamakan memiliki kemampuan bahasa Arab dasar dan bersedia menandatangi kontrak dengan UMMat.

Program kaderisasi KM3 ini juga memberikan fasilitas kepada peserta, yakni dibebaskan semua biaya perkuliahan selama empat tahun untuk program studi (prodi) sarjana dan diploma, mendapatkan biaya hidup selama studi, uang saku disesuaikan dengan kebutuhan selama studi, tempat tinggal dan perlengkapan belajar di asrama selama studi.

Menurut Abdul Wahab yang melatarbelakangi program ini dibentuk karena mubaligh yang hafal 30 juz, khususnya di Muhammadiyah masih sangat kurang sehingga dengan program ini diharapkan akan terlahir para mubaligh yang mampu menghafalkan dan mengamalkan Al Quran itu sendiri.

Ia menjelaskan sebenarnya ada tiga jenis program beasiswa yang dikeluarkan oleh UMMat yaitu bidikmisi, prestasi, dan tahfidz.

Jumlah yang sudah mendaftar beasiswa tersebut sekitar tujuh orang, yang semuanya berasal dari FAI.

"Adanya program beasiswa ini sangat baik untuk persaingan antarmahasiswa dalam berprestasi dan pemicu untuk tetap semangat," demikian Abdul Wahab.


 
Pewarta :
Editor: Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar