Kota Mataram (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) melalui Tim Medis Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) hadir memberikan dukungan pelayanan kesehatan di RS Pertamina Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pasca bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.
Kehadiran tim medis UMMAT merupakan, bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan layanan kesehatan serta membantu masyarakat terdampak bencana melalui peran tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan tanggap darurat tersebut dilaksanakan pada Selasa (23/12), dengan fokus pada koordinasi lintas sektor, persiapan layanan kesehatan, serta penyaluran bantuan logistik dan obat-obatan medis.
Tim Medis UMMAT dipimpin oleh Dr. dr. Fauzy Ma'aruf, Sp.Rad (K), M.Kes, yang melibatkan tenaga kesehatan dari FK dan FIK itu, mengawali kegiatan dengan melakukan koordinasi bersama Health Emergency Operation Center (HEOC) Kabupaten Aceh Tamiang untuk melaporkan kehadiran tim serta memperoleh arahan teknis terkait mekanisme pelayanan kesehatan di wilayah terdampak banjir.
"Koordinasi tersebut, dilakukan untuk memastikan seluruh pelayanan kesehatan berjalan secara efektif, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan lapangan pascabencana," kata Ketua Tim Medis UMMAT dalam pernyataan tertulis yang diterima ANTARA, Kamis.
Selanjutnya, lanjut Dr. dr. Fauzy Ma’aruf, Sp.Rad (K), M.Kes, tim melakukan pertemuan dengan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) guna memperoleh gambaran kondisi layanan kesehatan pascabencana.
"Berdasarkan hasil koordinasi, Tim Medis UMMAT diarahkan untuk mendukung pelayanan kesehatan di RS Pertamina Aceh Tamiang sebagai pusat rujukan layanan kesehatan di wilayah terdampak banjir," ujarnya.
Dalam rangka memperkuat sinergi kemanusiaan, Tim Medis UMMAT juga berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) setempat di Masjid At-Taqwa.
"Kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat komunikasi antarrelawan, pembagian peran, serta optimalisasi pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak," jelasnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan koordinasi dan peninjauan langsung ke RS Pertamina Rantau Aceh Tamiang. Dalam pertemuan bersama manajemen dan Direktur RS, dibahas rencana operasional posko kesehatan pascabencana, termasuk pembagian tim menjadi tiga unit layanan, yakni tim layanan rumah sakit, tim posko kesehatan, dan tim klinik mobile.
"Kami juga menyerahkan bantuan logistik medis dan obat-obatan untuk mendukung pelayanan kesehatan di posko dan klinik mobile," bebernya.
dr. Fauzy Ma’aruf, Sp.Rad(K), menegaskan, bantuan tersebut merupakan langkah awal dalam pemulihan layanan kesehatan di Aceh Tamiang.
"Operasional rumah sakit saat ini belum berjalan optimal akibat dampak banjir. Oleh karena itu, FK dan FIK UMMAT menginisiasi layanan kesehatan awal dan telah berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Kami berharap kehadiran tim ini dapat memberikan manfaat nyata dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat terdampak," ujarnya.
Sementara itu, Direktur RS Pertamina Rantau Aceh Tamiang, drg. Rifa Aji, M.KM, mengapresiasi kontribusi tim medis UMMAT dalam mendukung pemulihan layanan kesehatan pascabencana banjir.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Mataram atas bantuan obat-obatan dan dukungan tenaga medis yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti sebagai langkah awal pemulihan operasional rumah sakit. Semoga RS Pertamina Aceh Tamiang dapat segera pulih dan kembali memberikan layanan kesehatan secara normal kepada masyarakat," tutupnya.
Pewarta : Ady Ardiansah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026