Mataram (ANTARA) - Ratusan warga mengikuti shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Kedokteran Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat), Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat pagi.
Pantauan wartawan, kegiatan ibadah shalat Idul Fitri di tempat ini dimulai pada pukul 07.05 Wita. Bertindak selaku imam dan khatib, yakni Ustad Najamuddin.
Ustad Najamuddin mengatakan Idul Fitri merupakan momentum umat Muslim untuk kembali ke fitrah. Menurutnya, Ramadhan bukan akhir ibadah, melainkan awal perjalanan baru untuk menjaga nilai-nilai yang telah kita latih selama sebulan.
"Puasa tidak hanya mengajarkan menahan lapar melainkan juga kepekaan sosial kita," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar umat Muslim memperkuat solidaritas untuk membantu sesama.
"Perkuat solidaritas kita. Mari kita jadikan sebagai upaya membantu saudara - saudara kita," katanya.
Baca juga: Muhammadiyah NTB siapkan 33 titik Shalat Id
Sementara Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Mataram, M. Anugrah Arifin mengatakan ibadah shalat Idul Fitri yang di gelar di Lapangan Kedokteran Ummat itu di padati oleh jamaah warga Kota Mataram.
"Alhamdulillah, masyarakat yang ikut shalat Id bersama kita pagi hari ini sangat banyak kami melihat antrian kendaraan sampai dengan lampu merah belakang sana," katanya.
Diketahui Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan sebanyak 33 titik lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah.
Baca juga: Tiga titik jadi pusat Shalat Id Muhammadiyah di Lombok Tengah
Untuk wilayah Kota Mataram dipusatkan di tiga lokasi, yakni Halaman Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat), Lapangan Fakultas Kedokteran Ummat, dan Halaman Masjid Darul Arqam PWM NTB Karang Pule.
Wakil Ketua PWM NTB, Syafrudin AR Baso, mengatakan 33 titik lokasi pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 Hijriah ini tersebar di 10 kabupaten dan kota di seluruh NTB.
"Itu yang baru terdata saja. Kalau lokasinya banyak sebenarnya," ujarnya saat dihubungi melalui telepon di Mataram, Kamis (19/3).
Baca juga: Iqbal ajak warga Shalat Id bersama di Kantor Gubernur NTB
Pewarta : Nur Imansyah
Editor:
Abdul Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026