Lombok Timur (ANTARA) - Polres Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta warga agar waspada terhadap bahan bakar minyak (BBM) yang bercampur dengan air yang dapat merugikan semua pihak.
"Saat ini Polres Lombok Timur tengah menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan penipuan penjualan bahan bakar minyak jenis Pertalite yang dicampur air di Kecamatan Montong Gading," kata Kasat Reskrim Polres Lombok Timur Iptu Arie Kusnandar di Lombok Timur, Kamis.
Ia mengatakan terkait adanya pengecer menjual BBM yang diduga dicampur air, laporan langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi TKP, yang diduga menjual BBM jenis Pertalite dicampur air.
Munculnya laporan ini, menurut Arie, seorang warga Dusun Periang Kecamatan Montong Gading membeli tiga jerigen BBM jenis Pertalite seharga Rp1,1 juta. Kepada terduga pelaku.
Sebelum pembelian dilakukan, kata dia, sebelumnya pelaku sempat mendatangi korban dan menawarkan pembelian pertalite.
"Setelah ada kata sepakat, malam hari pelaku membawa tiga jerigen BBM kapasitas masing masing jerigen 35 liter. Ternyata BBM yang dibeli tersebut bercampur air," katanya.
Baca juga: Harga solar di SPBU bp hari ini naik hingga Rp30.890 per liter
Atas kejadian ini korban melapor ke polisi, dan laporannya pun langsung ditindaklanjutii.
"Kita menduga pelaku kerap menjalankan aksinya dengan menyasar kios-kios kecil pada saat situasi sepi, yakni sekitar pukul 23.30 hingga 00.00 Wita," katanya.
Untuk mengungkapkan pelaku saat ini, kata dia, masih pendalaman dan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.
Baca juga: Harga solar dan Pertamax Turbo naik mulai hari ini
"Masyarakat khususnya pengecer, kita imbau agar berhati hati membeli BBM dari orang lain, yang datang menawarkan pembelian, guna menghindari hal serupa terjadi," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026