Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kebon Talo, Ampenan dengan kapasitas 120 ton direncanakan mulai dibangun 2026. ...
Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyatakanpenampungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sandubaya bersifat sementara. Sekretaris Daerah ...
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menargetkan pada akhir tahun 2025 segera mengolah sampah minimal 30 ton per hari menggunakan mesin insinerator dengan ...
Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengoptimalkan petugas kebersihan selama musim hujan guna mengantisipasi adanya tumpukan sampah pada titik-titik tertentu. ...
Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, dinyatakan bebas dari status darurat sampah berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Lingkungan Hidup Nomor 2567 Tahun 2025 tentang Daerah dengan ...
Kantor Bea Cukai Mataram bersama pemerintah daerah kota/kabupaten di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat memusnahkan 6,86 juta batang rokok ilegal berbagai jenis dan merek yang diperoleh dari hasil ...
Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengembangkan sistem pengolahan sampah dengan menggunakan "tempah dedoro" atau tempat sampah organik sebagai upaya ...
Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan pengolahan sampah menggunakan sistem pembakaran dengan insinerator dipastikan zero emisi. "Kami berkomitmen akan ...
Di sebuah gang di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). seorang ibu rumah tangga bernama Nuraini sering mengeluh soal sampah yang menumpuk di sudut jalan. Setiap pagi ia harus menutup hidung, ...
Setiap hari, Kota Mataram menghasilkan sekitar 240 ton sampah. Angka itu terlihat kecil dibanding Jakarta yang mencapai 7.000 ton atau Surabaya 1.500 ton. Namun, bagi kota dengan keterbatasan lahan ...