Penerapan prokes dan Kampung Sehat 2 di Kampung Adat Sade
Jumat, 19 Maret 2021 13:19 WIB
Penerapan Prokes dan Kampung Sehat Membawa Dampak Positif Bagi Pariwisata di Lombok
Mataram (ANTARA) - Kampung Adat Sade, Desa Rembitan Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), termotivasi dengan Kampung Sehat 2 dengan menerapkan protokoler kesehatan bagi wisatawan objek minat khusus tersebut.
Ketua Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Sanah kepada media, Kamis (18/3/2021) menjelaskan bahwa, Kampung Adat Sade, menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai langkah memulihkan kondisi tempat wisata ditengah Pandemi Covid-19 ini.
"Penerapan protokol yang ketat pada program kampung sehat 2 ini, merupakan salah satu upaya kami untuk memikat kembali para pengunjung, baik wisatawan domestik maupun mancanegara," kata Sanah.
Dikatakan Sanah, sebelum pandemi Kampung Adat Sasak Sade biasa dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara dapat mencapai 2.000 pengunjung setiap harinya, namun setelah Covid-19 mewabah dijagat raya, pengunjung ditempat wisata ini menyusut total.
Menurutnya, melalui program Lomba Kampung Sehat dengan mengedukasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta disiplin protokol kesehatan dipercaya mampu memikat pengunjung atau wisatawan untuk datang kembali.
Senada dengan pemandu wisata Abdul Rahim yang ditemui media saat mengantar tamu ketempat tersebut mengatakan bahwa, setelah protokol kesehatan diperketat di setiap tempat wisata dan kampung sehat di gelar, beberapa tempat wisata di Lombok mulai hidup
"saya mengakui bahwa setelah diketatkannya protokol kesehatan disetiap tempat wisata, terlebih di Sade ini pengunjung mulai ada, walaupun tidak seramai sebelum pandemi," jelasnya
Dikatakan Rahim, banyak wisatawan yang menanyakan protokol kesehatan untuk tempat yang akan mereka kunjungi.
"rata-rata tamu yang saya antar pasti menanyakan protokol kesehatan ditempat wisata yang dituju, ini sebabnya saya mengatakan bahwa pengetatan protokol kesehatan ini berdampak positif bagi tempat wisata, sebab tidak membuat ragu wisatawan yang akan datang," pungkasnya
Ketua Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Sanah kepada media, Kamis (18/3/2021) menjelaskan bahwa, Kampung Adat Sade, menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai langkah memulihkan kondisi tempat wisata ditengah Pandemi Covid-19 ini.
"Penerapan protokol yang ketat pada program kampung sehat 2 ini, merupakan salah satu upaya kami untuk memikat kembali para pengunjung, baik wisatawan domestik maupun mancanegara," kata Sanah.
Dikatakan Sanah, sebelum pandemi Kampung Adat Sasak Sade biasa dikunjungi wisatawan baik domestik maupun mancanegara dapat mencapai 2.000 pengunjung setiap harinya, namun setelah Covid-19 mewabah dijagat raya, pengunjung ditempat wisata ini menyusut total.
Menurutnya, melalui program Lomba Kampung Sehat dengan mengedukasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta disiplin protokol kesehatan dipercaya mampu memikat pengunjung atau wisatawan untuk datang kembali.
Senada dengan pemandu wisata Abdul Rahim yang ditemui media saat mengantar tamu ketempat tersebut mengatakan bahwa, setelah protokol kesehatan diperketat di setiap tempat wisata dan kampung sehat di gelar, beberapa tempat wisata di Lombok mulai hidup
"saya mengakui bahwa setelah diketatkannya protokol kesehatan disetiap tempat wisata, terlebih di Sade ini pengunjung mulai ada, walaupun tidak seramai sebelum pandemi," jelasnya
Dikatakan Rahim, banyak wisatawan yang menanyakan protokol kesehatan untuk tempat yang akan mereka kunjungi.
"rata-rata tamu yang saya antar pasti menanyakan protokol kesehatan ditempat wisata yang dituju, ini sebabnya saya mengatakan bahwa pengetatan protokol kesehatan ini berdampak positif bagi tempat wisata, sebab tidak membuat ragu wisatawan yang akan datang," pungkasnya
Pewarta : L. Syah Alang Ray N.
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peringati hari ibu dan HKSN, SDM PKH Dompu dorong hidup sehat dan cegah stunting
20 December 2025 14:58 WIB
Terpopuler - Suara Desa
Lihat Juga
HUT ke-139, Desa Duman Lombok Barat gelar jalan santai hingga bagi-bagi doorprize
27 December 2023 10:26 WIB, 2023
Jaga kelestarian, Balai TNGR bersihkan sampah di kawasan Gunung Rinjani
24 December 2023 20:33 WIB, 2023
Desa Lantan Lombok Tengah jadi Desmigratif cegah calon pekerja migran ilegal
21 December 2023 11:23 WIB, 2023
Masuki usia ke-139 tahun, Desa Duman gelar jalan santai sampai pameran kuliner
08 November 2023 8:43 WIB, 2023
Ratusan warga Kecamatan Batukliang geruduk Kantor DPRD Lombok Tengah
05 October 2023 17:43 WIB, 2023
Bypass Labulia Lombok Tengah minim penerangan hingga rawan kecelakaan
05 October 2023 14:15 WIB, 2023