Diduga cemburu, pria 51 tahun ini ditikam mantan suami dari pacarnya
Kamis, 20 Mei 2021 11:16 WIB
Korban
Dompu (ANTARA) - MY alias Unu (51) warga Lingkungan Renda, Kelurahan Simpasai, Kabupaten Dompu, ditikam menggunakan sebilah belati oleh seorang pria berinisial JA yang merupakan mantan suami dari wanita yang dipacarinya Sri Dewi Astuti, Rabu (19/5).
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 21.30 WITA di sekitar rumah Sri Dewi Astuti Kelurahan Monta Baru. Akibatnya korban mengalami luka tikaman dan ditemukan bersimbah darah oleh warga sekitar.
Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat SH SIK memalui Kasi Humas Ipda Handik Wijaksono mengungkapkan, menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, awalnya korban tengah duduk bersama Sri Dewi dan keluarga.
"Sekitar 10 sampai 15 menit kemudian terduga pelaku yang tidak lain mantan suami Sri Dewi tiba-tiba muncul dan menanyakan identitas korban," ungkapnya.v
Lanjut Handik, merasa kaget dengan kedatangan terduga, semuanya lari berhamburan termasuk korban dan bersembunyi di salah satu dapur rumah tetangga dan dikejar oleh pelaku.
"Ketika saksi mencari korban, ternyata ditemukan dalam keadaan duduk dan sudah bersimbah darah dengan luka tusukan cukup parah yang dilakukan oleh pelaku," ujarnya.
Usai menikam korban, kemudian pelaku langsung melarikan diri.
Mendapati korban dengan kondisi demikian, warga kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Dompu Barat dan mendapatkan pertolongan medis.
Namun melihat kondisi luka yang dialami korban cukup parah, pihak Puskesmas Dompu Barat langsung merujuk ke RSUD Dompu.
Menerima informasi terkait kejadian tersebut. Sekitar pukul 22.00 WITA, Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris memerintahkan anggota untuk mencari terduga yang saat ini tengah melarikan diri.
Hingga kini belum diketahui pasti motif terduga menganiaya korban hingga menikamnya.
"Mungkin dilatar belakangi oleh cemburu, mengingat Sri Dewi yang dipacari korban adalah mantan istri pelaku," tandas Handik.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 21.30 WITA di sekitar rumah Sri Dewi Astuti Kelurahan Monta Baru. Akibatnya korban mengalami luka tikaman dan ditemukan bersimbah darah oleh warga sekitar.
Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat SH SIK memalui Kasi Humas Ipda Handik Wijaksono mengungkapkan, menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, awalnya korban tengah duduk bersama Sri Dewi dan keluarga.
"Sekitar 10 sampai 15 menit kemudian terduga pelaku yang tidak lain mantan suami Sri Dewi tiba-tiba muncul dan menanyakan identitas korban," ungkapnya.v
Lanjut Handik, merasa kaget dengan kedatangan terduga, semuanya lari berhamburan termasuk korban dan bersembunyi di salah satu dapur rumah tetangga dan dikejar oleh pelaku.
"Ketika saksi mencari korban, ternyata ditemukan dalam keadaan duduk dan sudah bersimbah darah dengan luka tusukan cukup parah yang dilakukan oleh pelaku," ujarnya.
Usai menikam korban, kemudian pelaku langsung melarikan diri.
Mendapati korban dengan kondisi demikian, warga kemudian mengevakuasi korban ke Puskesmas Dompu Barat dan mendapatkan pertolongan medis.
Namun melihat kondisi luka yang dialami korban cukup parah, pihak Puskesmas Dompu Barat langsung merujuk ke RSUD Dompu.
Menerima informasi terkait kejadian tersebut. Sekitar pukul 22.00 WITA, Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris memerintahkan anggota untuk mencari terduga yang saat ini tengah melarikan diri.
Hingga kini belum diketahui pasti motif terduga menganiaya korban hingga menikamnya.
"Mungkin dilatar belakangi oleh cemburu, mengingat Sri Dewi yang dipacari korban adalah mantan istri pelaku," tandas Handik.
Pewarta : Feri Mukmin Pertama
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Cemburu lihat mantan pacar nyongkolan, pemuda di Lombok Timur bikin keributan
07 January 2024 11:56 WIB, 2024
Gara-gara cemburu, 5 remaja belasan tahun hajar mahasiswa di Lombok Timur
08 August 2023 16:38 WIB, 2023
Lambaian tangan dan cemburu berakhir tragis: wanita ini ditabrak sang kekasih
06 June 2023 6:13 WIB, 2023
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024