Selong, Lombok Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat gencar melakukan kegiatan sosialisasi Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di eks pasar Paok Motong sebagai lokasi pembangunannya.
"Rencana pembangunan akan dilaksanakan tahun 2022," kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Lombok Timur Haris di Selong di sela acara sosialisasi di kantor bupati setempat, Kamis.
Pembangunan kawasan industri hasil tembakau itu dikuatkan dengan Bupati Lombok Timur H.M.Sukiman Azmy telah menandatangani persetujuan terkait hal tersebut pada tanggal 28 Oktober 2021, sebagaimana tercantum dalam Keputusan Bupati No: 188.45/476/2021 tentang Izin Pinjam Pakai Tanah Lokasi KIHT pada Lahan Eks Pasar Paok Motong.
"Untuk itulah dilakukan sosialisasi pembangunan hari ini, semoga apa yang direncanakan ini bisa terwujud," katanya.
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat M. Riadi dalam kegiatan sosialisasi menyebutkan dana yang dialokasikan untuk pembangunan kawasan industri hasil tembakau itu sebesar Rp31,77 miliar.
"Dana tersebut diperuntukkan membangun fasilitas pendukung seperti gudang, showroom, bea cukai, laboratorium uji nikotin, mushalla, kantin, klinik kesehatan, hingga jalan dan area parkir," katanya.
Kawasan industri hasil tembakau segera dibangun di Lotim
Kamis, 16 Desember 2021 13:22 WIB
Petani tembakau. ANTARA/dokumen
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Bisnis
Lihat Juga
Harga emas Antam hari ini naik jadi Rp2,94 juta/gr, Senin 9 Februari 2026
09 February 2026 11:45 WIB
Harga emas hari ini UBS Rp2,972 juta per gr, Galeri24 Rp2,958 juta per gr, Minggu 8 Februari 2025
08 February 2026 10:36 WIB