Gubernur NTB bertemu Ketua PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir
Minggu, 3 Juli 2022 20:32 WIB
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir pada kegiatan Koordinasi dan Konsolidasi Persyarikatan Pengurus Wilayah Muhammadiyah NTB di Kota Mataram, Minggu (3/7/2022). (ANTARA/Pemprov NTB).
Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah bersilaturahmi dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir di Kota Mataram, Minggu.
Gubernur NTB Zulkieflimansyah menyatakan mengagumi sosok Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu sebagai seorang yang memiliki pemikiran teduh dan menyejukkan. "Seorang Guru yang terus bergerak melayani masyarakat dengan pikiran - pikiran yang teduh dan menyejukkan," ujarnya.
Ia juga mengatakan tentang cara pendekatan kepada generasi muda saat ini. Pendekatan kepada generasi milenial harus dilakukan secara serius, karena generasi milenial saat ini memiliki cara tersendiri.
Baca juga: Muhammadiyah putuskan penyelenggaraan Muktamar secara luring
"Salah satu pengalaman saya ketika di Bima saat itu mendampingi Menteri Sandiaga Uno dan Atta Halilintar beserta istri, anak saya bahkan menghubungi saya via WhatsApp dan menanyakan, Abi bersama Atta ya?. Hal-hal seperti ini, betapa milenial punya cara tersendiri bergaul," terangnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir, mengatakan bahwa media yang saat ini berkembang harus dimanfaatkan menjadi sesuatu yang produktif untuk dakwah dan membangun ummat serta bangsa. "Bersama-sama kita jaga Muktamar kita ini, menjadi muktamar yang bermanfaat dan berkemajuan," katanya.
Gubernur NTB Zulkieflimansyah menyatakan mengagumi sosok Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu sebagai seorang yang memiliki pemikiran teduh dan menyejukkan. "Seorang Guru yang terus bergerak melayani masyarakat dengan pikiran - pikiran yang teduh dan menyejukkan," ujarnya.
Ia juga mengatakan tentang cara pendekatan kepada generasi muda saat ini. Pendekatan kepada generasi milenial harus dilakukan secara serius, karena generasi milenial saat ini memiliki cara tersendiri.
Baca juga: Muhammadiyah putuskan penyelenggaraan Muktamar secara luring
"Salah satu pengalaman saya ketika di Bima saat itu mendampingi Menteri Sandiaga Uno dan Atta Halilintar beserta istri, anak saya bahkan menghubungi saya via WhatsApp dan menanyakan, Abi bersama Atta ya?. Hal-hal seperti ini, betapa milenial punya cara tersendiri bergaul," terangnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir, mengatakan bahwa media yang saat ini berkembang harus dimanfaatkan menjadi sesuatu yang produktif untuk dakwah dan membangun ummat serta bangsa. "Bersama-sama kita jaga Muktamar kita ini, menjadi muktamar yang bermanfaat dan berkemajuan," katanya.
Pewarta : Nur Imansyah
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur Iqbal atensi temuan BPK soal transaksi Rp180 miliar bank daerah di NTB
27 January 2026 19:45 WIB
Jejak peradaban abad ke-13 muncul dari lahar Samalas, Gubernur NTB turun tangan
23 January 2026 17:59 WIB
Banjir rob terjang Ampenan, Pemprov NTB dan Pemkot Mataram siapkan relokasi warga
23 January 2026 14:19 WIB
Naik motor trail, Gubernur NTB pastikan perbaikan jalan provinsi di Sumbawa
22 January 2026 4:59 WIB