Mataram, NTB (ANTARA) - Sejumlah berita menarik di Nusa Tenggara Barat pada Selasa (27/1) yang perlu dibaca publik.
Berikut rangkuman berita Antara NTB yaitu:
1. Lombok Tengah siapkan 32 desa baru, Pemekaran tetap berproses
Lombok Tengah (ANTARA) - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan pemekaran 32 desa baru yang telah ditetapkan dalam peraturan bupati (Perbup) di 2025 tetap berproses sesuai dengan ketentuan.
"Berkas pemekaran 32 desa baru itu telah lengkap dan disampaikan kepada Gubernur Provinsi NTB, tinggal menunggu penetapan kode atau nomor registrasi desa," kata Sekretaris DPMD Kabupaten Lombok Tengah Tahsin Badri di Lombok Tengah, Selasa.
Baca beritanya di sini
2. Minta Rp39 juta tak dikasih, Anak bunuh ibu lalu bakar jasadnya
Mataram (ANTARA) - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat mengungkap motif pelaku berinisial BP membunuh ibu kandung berinisial YRA hingga membakar dan membuang jasadnya di pinggir jalan wilayah Batu Leong, Kabupaten Lombok Barat.
"Jadi, pelaku merasa sakit hati karena minta uang kepada ibunya, akan tetapi tidak diberikan oleh ibunya, sehingga sakit hati dan lakukan pembunuhan," kata Kepala Bidang Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Mohammad Kholid dalam konferensi pers di Mapolda NTB, Mataram, Selasa.
Baca beritanya di sini
3. SK PAW DPRD NTB diteken Kemendagri, Fakhruddin tinggal tunggu pelantikan
Mataram (ANTARA) - Surat Keputusan (SK) Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Nusa Tenggara Barat, dari almarhum Asaat Abdullah kepada Fakhruddin sudah di teken Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Sekretaris DPRD NTB, Hendra Saputra membenarkan surat keputusan (SK) PAW Asaat Abdullah sudah diteken Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hanya, saja secara fisik surat, pihaknya belum menerimanya.
Baca beritanya di sini
4. Gubernur Iqbal atensi temuan BPK soal transaksi Rp180 miliar bank daerah di NTB
Mataram (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal mengatensi soal temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait transaksi tidak sah hampir sebesar Rp180 miliar di bank milik daerah.
"Pokoknya saya tidak bicara kasus per kasus. Tetapi yang jelas tata kelola Bank NTB Syariah selama ini masih jauh dari tata kelola perusahaan yang baik. Jadi, persoalan mendasar-nya di situ," ujarnya di Mataram, Selasa.
Baca beritanya di sini
5. Usai bunuh ibu kandung, Polisi temukan ganja di rumah pelaku
Mataram (ANTARA) - Aparat kepolisian menemukan barang bukti ganja dari penangkapan pelaku berinisial BP yang membunuh ibu kandungnya berinisial YRA hingga membakar dan membuang jasadnya di pinggir jalan wilayah Batu Leong, Kabupaten Lombok Barat.
"Barang bukti yang diduga narkotika jenis ganja ditemukan dalam kotak permen karet warna putih," kata Kepala Bidang Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Mohammad Kholid dalam konferensi pers di Mapolda NTB, Mataram, Selasa.
Baca beritanya di sini
Pewarta : Antara NTB
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026