TNI membersihkan sampah di Pantai Selong Belanak Lombok Tengah
Jumat, 25 November 2022 18:29 WIB
Anggota TNI bersama aparat gabungan saat membersihkan sampah di Pantai Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Jumat (25/11/2022) (ANTARA/Humas Kodim 1620 Lombok Tengah)
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Anggota TNI AD, AL, AU, Polri, dan masyarakat menggelar karya bakti dengan membersihkan sampah di are pesisir Pantai Selong Belanak, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, agar tetap bersih dan indah dilihat wisatawan.
"Kegiatan gebyar karya bakti berhasil mengumpulkan berbagai jenis sampah organik maupun nonorganik," kata Dandim 1620/Lombok Tengah Letkol Kav. I. F. Andi Yusuf Kertanegara di Praya, Jumat.
Kawasan laut dan pantai di Pulau Lombok memiliki potensi sumber daya yang patut dibanggakan. Ruang laut dan pesisir memberi banyak manfaat bagi kehidupan sebagai sumber pangan dan industri maritim untuk mendukung berbagai lini sektor kehidupan manusia.
"TNI memahami pentingnya menciptakan laut yang sehat, aman, tangguh, dan produktif," katanya.
Ia mengatakan sesuai prinsip ekonomi biru, yaitu pemanfaatan sumber daya laut yang berwawasan lingkungan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan, mata pencaharian, dan pelestarian ekosistem.
"Kegiatan ini untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan sebagai penguat paradigma kemanunggalan TNI-rakyat," katanya.
Selain itu, papar dia, karya bakti ini merupakan aksi nyata untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga kelestarian alam sehingga mengedepankan prinsip kehidupan sosial kemasyarakatan yang mandiri, memiliki jiwa integrasi kuat, dan membangun semangat gotong royong masyarakat.
Ia mengajak semua pihak menjaga kelestarian alam dan lingkungan, termasuk sungai maupun pantai karena pantai yang menjadi tempat wisata menarik dikunjungi kalangan wisatawan.
"Berbagai upaya dapat kita lakukan untuk menjaga eksistensi dan kelestarian alam kita. Dengan upaya mewujudkan pantai sehat yang menjamin keberlanjutan pengelolaan dan pemanfaatan laut itu sendiri," katanya.
"Kegiatan gebyar karya bakti berhasil mengumpulkan berbagai jenis sampah organik maupun nonorganik," kata Dandim 1620/Lombok Tengah Letkol Kav. I. F. Andi Yusuf Kertanegara di Praya, Jumat.
Kawasan laut dan pantai di Pulau Lombok memiliki potensi sumber daya yang patut dibanggakan. Ruang laut dan pesisir memberi banyak manfaat bagi kehidupan sebagai sumber pangan dan industri maritim untuk mendukung berbagai lini sektor kehidupan manusia.
"TNI memahami pentingnya menciptakan laut yang sehat, aman, tangguh, dan produktif," katanya.
Ia mengatakan sesuai prinsip ekonomi biru, yaitu pemanfaatan sumber daya laut yang berwawasan lingkungan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan, mata pencaharian, dan pelestarian ekosistem.
"Kegiatan ini untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat dan sebagai penguat paradigma kemanunggalan TNI-rakyat," katanya.
Selain itu, papar dia, karya bakti ini merupakan aksi nyata untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga kelestarian alam sehingga mengedepankan prinsip kehidupan sosial kemasyarakatan yang mandiri, memiliki jiwa integrasi kuat, dan membangun semangat gotong royong masyarakat.
Ia mengajak semua pihak menjaga kelestarian alam dan lingkungan, termasuk sungai maupun pantai karena pantai yang menjadi tempat wisata menarik dikunjungi kalangan wisatawan.
"Berbagai upaya dapat kita lakukan untuk menjaga eksistensi dan kelestarian alam kita. Dengan upaya mewujudkan pantai sehat yang menjamin keberlanjutan pengelolaan dan pemanfaatan laut itu sendiri," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Siswi SMKN 3 Selong tewas tabrakan dengan mobil oknum polisi di Lombok Timur
23 February 2026 17:39 WIB
Siswa SMKN 2 Selong Lotim dikeroyok teman satu sekolah di Lapangan Nasional
15 December 2025 14:23 WIB
Terpopuler - Lingkungan
Lihat Juga
FKIJK NTB dan MIM Foundation salurkan genset bagi penyintas banjir di Aceh
02 January 2026 15:01 WIB
Gunung Semeru hari ini alami 16 kali erupsi, tinggi letusan capai 1.100 meter
03 December 2025 10:28 WIB
Sembilan orang terseret banjir bandang di Agam, Sumatera Barat masih dalam pencarian
28 November 2025 13:35 WIB
BMKG prediksikan puncak musim hujan di Sulteng September hingga April 2026
16 September 2025 15:52 WIB