Tiga Kajari di NTB dimutasi: Lombok Tengah, Sumbawa Barat dan Bima
Senin, 6 Februari 2023 18:58 WIB
Gedung Kejati NTB. ANTARA/Dhimas B.P.
Mataram (ANTARA) - Tiga kepala kejaksaan negeri di wilayah tugas Nusa Tenggara Barat (NTB) masuk dalam daftar mutasi Jaksa Agung Republik Indonesia Sanitiar Burhanuddin.
Juru Bicara Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB Efrien Saputera di Mataram, Senin, membenarkan adanya mutasi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-54/C/01/2023 yang terbit pada tanggal 25 Januari 2023.
"Iya, surat mutasi tiga jabatan kajari (kepala kejaksaan negeri) untuk wilayah NTB ini turun bersamaan dengan surat mutasi Kepala Kejati NTB dan Wakil Kepala Kejati NTB, hanya nomor surat yang berbeda," kata Efrien.
Adapun tiga jabatan kepala kejaksaan negeri yang masuk dalam daftar mutasi tersebut adalah wilayah Lombok Tengah, Sumbawa Barat, dan Bima.
Sesuai dengan isi surat mutasi, Fadil Regen yang menduduki jabatan Kepala Kejari Lombok Tengah mendapatkan amanah baru sebagai Asisten Intelijen Kejati Kepulauan Bangka Belitung.
Untuk pengganti Fadil, Jaksa Agung mengutus Murintan Marolop Novianti Octaviana Sirait yang saat ini masih menjabat sebagai koordinator pada Kejati Jawa Timur.
Suseno yang kini mengemban tugas sebagai Kepala Kejari Sumbawa Barat mendapat tugas baru sebagai Kepala Kejari Bandung. Pengganti Suseno, Titin Herawati Utara yang saat ini masih bertugas sebagai koordinator pada Kejati Banten.
Selanjutnya Jaksa Agung menugaskan Andhie Fajar Arianto menjadi Kepala Kejari Boyolali. Posisi Fajar sebagai Kepala Kejari Bima diganti oleh Ahmad Hazar Junaidi yang saat ini menjabat sebagai koordinator pada Kejati Sulawesi Tengah.
Menyinggung serah terima jabatan (sertijab) untuk kepala kejaksaan negeri, Efrien mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari Kejaksaan Agung.
"Belum ada informasi, mungkin akan menyusul setelah sertijab Kepala dan Wakil Kepala Kejati NTB di Jakarta," ujarnya.
Ia menyampaikan informasi bahwa serah terima Kepala Kejati NTB dan Wakil Kepala Kejati NTB akan berlangsung di Jakarta pada hari Selasa (7/2).
Juru Bicara Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB Efrien Saputera di Mataram, Senin, membenarkan adanya mutasi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-54/C/01/2023 yang terbit pada tanggal 25 Januari 2023.
"Iya, surat mutasi tiga jabatan kajari (kepala kejaksaan negeri) untuk wilayah NTB ini turun bersamaan dengan surat mutasi Kepala Kejati NTB dan Wakil Kepala Kejati NTB, hanya nomor surat yang berbeda," kata Efrien.
Adapun tiga jabatan kepala kejaksaan negeri yang masuk dalam daftar mutasi tersebut adalah wilayah Lombok Tengah, Sumbawa Barat, dan Bima.
Sesuai dengan isi surat mutasi, Fadil Regen yang menduduki jabatan Kepala Kejari Lombok Tengah mendapatkan amanah baru sebagai Asisten Intelijen Kejati Kepulauan Bangka Belitung.
Untuk pengganti Fadil, Jaksa Agung mengutus Murintan Marolop Novianti Octaviana Sirait yang saat ini masih menjabat sebagai koordinator pada Kejati Jawa Timur.
Suseno yang kini mengemban tugas sebagai Kepala Kejari Sumbawa Barat mendapat tugas baru sebagai Kepala Kejari Bandung. Pengganti Suseno, Titin Herawati Utara yang saat ini masih bertugas sebagai koordinator pada Kejati Banten.
Selanjutnya Jaksa Agung menugaskan Andhie Fajar Arianto menjadi Kepala Kejari Boyolali. Posisi Fajar sebagai Kepala Kejari Bima diganti oleh Ahmad Hazar Junaidi yang saat ini menjabat sebagai koordinator pada Kejati Sulawesi Tengah.
Menyinggung serah terima jabatan (sertijab) untuk kepala kejaksaan negeri, Efrien mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari Kejaksaan Agung.
"Belum ada informasi, mungkin akan menyusul setelah sertijab Kepala dan Wakil Kepala Kejati NTB di Jakarta," ujarnya.
Ia menyampaikan informasi bahwa serah terima Kepala Kejati NTB dan Wakil Kepala Kejati NTB akan berlangsung di Jakarta pada hari Selasa (7/2).
Pewarta : Dhimas Budi Pratama
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024