Mataram (Antara Mataram) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengharapkan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang berasal dari NTB, agar secara aktif memperjuangkan anggaran pengembangan museum di daerah.

"Siapa pun yang menjadi anggota DPD atau DPR RI asal NTB, mestinya aktif memperjuangkan anggaran pengembangan museum di daerah," kata Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB (Asisten II) H Lalu Gita Aryadi, pada pembukaan pameran kain tenun di Museum Negeri NTB, di Mataram Kamis.

Pembukaan pameran kain tenun itu juga dihadiri Anggota DPD asal NTB periode 2009-2014 Hj Baiq Diyah R Ganefi, yang juga kembali akan bertarung pada Pemilu 2014.

Gita yang mewakili Gubernur NTB untuk membuka pameran kain tenun itu, melihat ke arah posisi duduk Baig Diyah Ganefi, sambil mengemukakan pentingnya peran anggota DPD dan DPR asal NTB, dalam memperjuangkan anggaran pengembangan museum.

Menurut dia, Museum Negeri NTB dan museum lainnya yang menyebar di wilayah NTB, perlu direvitalisasi sehingga membutuhkan dukungan pusat.

"Ini bukan kampanye, tapi ini mengingatkan wakil-wakil rakyat dari NTB untuk berperan aktif memperjuangkan dukungan anggaran pengembangan museum," ujarnya.

Gita masih mengingatkan Anggota DPD asal NTB itu untuk berbuat nyata demi kemajuan museum di NTB, ketika melakukan peninjauan lokasi pameran kain tenun bersama para undangan pembukaan pameran itu.

Baiq Ganefi pun langsung mengiyakan permintaan Pemprov NTB itu, dan berjanji akan memperjuangkan anggaran pengembangan museum di NTB.

Gita mengatakan, fungsi museum antara lain menjembatani peradaban sejarah hingga masa kini dan masa akan datang, sehingga patut dilestarikan dan dikembangkan agar semakin representatif dalam mewadahi penyampaian informasi kebudayaan.

"Memang museum harus terus direvitalisasi sesuai perkembangan zaman agar semakin representtaif, dan itu akan memacu peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik," ujarnya.

Menurut Kepala Museum Negeri NTB H Lalu Moh Faozal, saat ini benda-benda bernilai sejarah yang menjadi koleksi Museum NTB terdata sebanyak 7.697 jenis, yang merupakan hasil pendataan terakhir di 2013.

Ribuan jenis koleksi itu terbagi dalam sepuluh kategori, yakni geologika sebanyak 119 jenis, biologika sebanyak 50 jenis, etnografika sebanyak 3.710 jenis, arkeologika 226 jenis, historika 138 jenis, keramologika 1.361 jenis, filologika 1.396 jenis, seni rupa 38 jenis, numismatika 678 jenis, dan teknologika sebanyak 33 jenis. ( *)