Itwasda Polda Jabar pantau pelaksanaan ETLE
Selasa, 14 Februari 2023 6:43 WIB
Itwasda Polda Jabar saat melakukan monitoring terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2023 yang dilakukan Polres Sukabumi Kota. ANTARA/Aditya Rohman
Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Jabar melakukan pemantauan pelaksanaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. "Kedatangan kami ini untuk melakukan pemeriksaan terhadap Polres Sukabumi Kota salah satunya pelaksanaan penegakan hukum secara elektronik atau ETLE," kata Tim Pengawas Operasional (Was Ops) Itwasda Polda Jabar Kompol Rudi Suherman di Sukabumi, Senin (13/2).
Kegiatan yang dilakukan pihaknya di Polres Sukabumi Kota fokus pada pelaksanaan bidang penegakan hukum, karena program dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang diteruskan kepada para kapolda dan kapolres harus terlaksana.
Maka dari itu, kedatangan pihaknya tersebut untuk mengetahui sejauh mana penerapan ETLE di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Dari hasil pemantauan, pelaksanaan ETLE sudah mulai diberlakukan tetapi masih ada beberapa kendala.
Ia menjelaskan penerapannya dilakukan secara bertahap atau tidak langsung melalui aplikasi yang sudah ada di telepon seluler masing-masing personel. Untuk Polres Sukabumi Kota, aplikasi ini sudah hampir ada di masing-masing personel, hanya tinggal beberapa personel yang bertugas di polsek belum memiliki karena memerlukan penyediaan perangkat lunak dan perangkat keras.
Pengawasan yang dilakukan pihaknya ini, kepada tiga satuan kewilayahan, selain Polres Sukabumi Kota juga Polres Sukabumi dan Polres Cianjur. Kegiatan ini, katanya, salah satu bentuk pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2023 di wilayah yang diselenggarakan selama 14 hari.
Baca juga: Bus pariwisata tabrak rumah, empat tewas
Baca juga: Sindikat sabu-sabu internasional menyewa kapal nelayan Rp240 juta
Rudi menjelaskan Operasi Keselamatan Lodaya 2023 merupakan operasi khusus kepolisian sebagai bentuk cipta kondisi menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H. "Operasi ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pengguna jalan agar kesadaran terhadap keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu (kamseltibcarlantas) meningkat," tambahnya.
Ia menyebutkan tujuan utama operasi tersebut untuk menekan angka kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas, karena dengan mengendarai kendaraan bermotor secara tertib dan mematuhi aturan serta rambu bisa meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan.
Kegiatan yang dilakukan pihaknya di Polres Sukabumi Kota fokus pada pelaksanaan bidang penegakan hukum, karena program dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang diteruskan kepada para kapolda dan kapolres harus terlaksana.
Maka dari itu, kedatangan pihaknya tersebut untuk mengetahui sejauh mana penerapan ETLE di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota. Dari hasil pemantauan, pelaksanaan ETLE sudah mulai diberlakukan tetapi masih ada beberapa kendala.
Ia menjelaskan penerapannya dilakukan secara bertahap atau tidak langsung melalui aplikasi yang sudah ada di telepon seluler masing-masing personel. Untuk Polres Sukabumi Kota, aplikasi ini sudah hampir ada di masing-masing personel, hanya tinggal beberapa personel yang bertugas di polsek belum memiliki karena memerlukan penyediaan perangkat lunak dan perangkat keras.
Pengawasan yang dilakukan pihaknya ini, kepada tiga satuan kewilayahan, selain Polres Sukabumi Kota juga Polres Sukabumi dan Polres Cianjur. Kegiatan ini, katanya, salah satu bentuk pemantauan dan pengawasan terhadap pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2023 di wilayah yang diselenggarakan selama 14 hari.
Baca juga: Bus pariwisata tabrak rumah, empat tewas
Baca juga: Sindikat sabu-sabu internasional menyewa kapal nelayan Rp240 juta
Rudi menjelaskan Operasi Keselamatan Lodaya 2023 merupakan operasi khusus kepolisian sebagai bentuk cipta kondisi menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H. "Operasi ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya pengguna jalan agar kesadaran terhadap keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu (kamseltibcarlantas) meningkat," tambahnya.
Ia menyebutkan tujuan utama operasi tersebut untuk menekan angka kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas, karena dengan mengendarai kendaraan bermotor secara tertib dan mematuhi aturan serta rambu bisa meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan.
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Libatkan legislator, Kasus aspal cair di Kota Bima disebut salah administrasi
11 February 2026 18:36 WIB
Legislator terjaring operasi narkoba di Lombok Utara, Polisi amankan tujuh orang
11 February 2026 13:56 WIB
Polisi kantongi identitas penyuplai sabu-sabu ke Kasat Narkoba Polres Bima Kota
09 February 2026 22:00 WIB
Terlibat narkoba, Kepala Satresnarkoba Polres Bima Kota diperiksa Polda NTB
05 February 2026 12:29 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Tim SAR Mataram evakuasi korban kecelakaan perahu di Gili Meno Lombok
01 January 2024 16:07 WIB, 2024