Mataram (ANTARA) - Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat, Lalu Wirajaya mendorong Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah bisa menaikkan insentif ataupun honorarium petugas Badan Keamanan Desa (BKD) dan Badan Keamanan Kelurahan (BKK) di wilayah itu.

Ia mengaku miris mendengar keluhan BKD dan BKK terkait rendahnya honorarium yang mereka terima sebesar Rp250 ribu setiap bulan-nya. Padahal, gaji sebesar itu menurutnya tidak sebanding dengan kerja mereka di tengah masyarakat. Terlebih sampai saat ini belum ada payung hukum yang mengatur tentang pemasukan bulanan mereka yang lebih menyejahterakan.

"Kebutuhan dasar adalah keamanan. Selama ini BKD selalu hadir pada semua kegiatan sosial masyarakat. BKD kadang-kadang membantu polisi mengatur Lalu Lintas (Lalin) dalam berbagai acara. Bahkan urusan perceraian pun BKD tetap hadir di tengah-tengah masyarakat dalam rangka menjaga Kamtibmas," ujarnya di Mataram, Kamis, menyikapi keluhan para anggota BKD dan BKK se-Kecamatan Praya Tengah saat dirinya reses di Desa Batunyale Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah.

Menurutnya, BKD penting untuk diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Bahkan, seharusnya BKD dijadikan prioritas dan mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.

"Makanya kami mendorong agar pemerintah bisa membawa nasib baik BKD kedepannya," kata Wirajaya.

Selain itu, mantan Wakil Ketua DPRD NTB itu pun mengaku miris mendengar wacana pembubaran BKD yang akan dilakukan pemerintah. Oleh karena itu, ia pun mendorong seluruh BKD menemui wakil mereka di DPRD Lombok Tengah. Supaya mereka bisa mendengar betapa posisi BKD sangat dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat.

"Soal wacana pembubaran BKD ini agak miris saya dengar. Lakukan 'hearing' ke DPRD Lombok Tengah. Karena ini berkaitan dengan kesejahteraan rekan-rekan di BKD dan BKK," ujarnya.
Menurut dia, sebagai wakil rakyat, dirinya menaruh perhatian serius kepada nasib anggota BKD dan BKK. Karena bagaimanapun BKD/BKK merupakan salah satu kelompok masyarakat yang harus terus dibina. Bahkan, sejauh ini dirinya telah banyak membantu mereka mulai dari pemberian senter, radio, rompi BKD hingga mobil ambulans untuk menunjang kerjanya

Wirajaya mengatakan, BKD/BKK salah satu instrumen penting yang menjadi salah satu garda terdepan di tengah-tengah masyarakat untuk urusan keamanan. Banyak yang mengatakan kebutuhan dasar masyarakat itu terpenuhinya akses pendidikan. Namun bagi Jaye sapaan akrabnya, justru keamanan jauh lebih mendasar yang dibutuhkan masyarakat.

"Sehingga setiap reses tidak pernah tidak saya temui BKD BKD. Kenapa? Karena BKD dan BKK salah satu elemen penting di wilayah kita. Fungsinya sangat vital dalam rangka membantu keamanan, kenyamanan, ketertiban masyarakat secara langsung," katanya menerangkan.

Anggota DPRD NTB dua periode itu pun mendengar keluh kesah serta kebutuhan mereka yang akan diperjuangkannya. Kebutuhan yang terdekat yaitu pemberian Handy Talkie (HT), alat komunikasi yang memudahkan kinerja mereka.

"Apa yang belum bisa tiang (saya, red) penuhi akan kita upayakan," katanya.