Polres Lombok Tengah siapkan posko pengamanan arus mudik Lebaran
Senin, 17 April 2023 16:56 WIB
Foto bersama Kapolres Lombok Tengah, NTB, AKBP Irfan Nurmansyah (kanan) usai apel gelar pasukan operasi pengamanan arus mudik 2023 di halaman Polres setempat, Senin (17/4/2023) (ANTARA/Humas Polres Lombok Tengah)
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat telah menyiapkan posko pengamanan dan pelayanan pada arus mudik Lebaran 2023 dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Operasi kepolisian terpusat Ketupat Rinjani 2023 dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 18 April sampai dengan 01 Mei 2023," kata Kapolres Lombok Tengah, AKBP Irfan Nurmansyah usai apel gelar pasukan pengamanan Lebaran di Praya, Senin.
Ia mengatakan, posko pengamanan dan pelayanan arus mudik tersebut tersebar di 8 titik yakni Kota Praya, Pemepek di perbatasan dengan Lombok Barat, Montong Gamang, Kecamatan Kopang perbatasan dengan Lombok Timur.
Selain itu, di Desa Labulia, Jonggat perbatasan dengan Lombok Barat, Desa Ganti, Praya Timur perbatasan dengan Lombok Timur, Kuta atau KEK Mandalika dan Posko Terpadu di Bandara Internasional Lombok.
"Ada 8 Posko yang dibentuk yakni 6 posko pengamanan, satu posko pelayanan dan satu posko terpadu untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran 2023," katanya.
Sementara itu jumlah personil Polres Lombok Tengah yang diterjunkan dalam pengamanan arus mudik Lebaran 2023 ini mencapai 380 anggota. Selain itu, aparatur gabungan dari TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan serta Badan Keamanan Desa (BKD).
"Anggota dan prasarana pendukung lainnya telah siap untuk melaksanakan pengamanan arus mudik tahun ini," katanya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19, meskipun saat ini telah masa endemi. Selain itu, ia juga berharap kepada masyarakat yang melaksanakan mudik supaya tertib dalam berlalu lintas dan mengecek kendaraan nya sebelum pergi.
"Semoga arus mudik 2023 ini berjalan aman dan lancar. Mari kita tetap jaga kamtibmas di Lombok Tengah," katanya.
"Operasi kepolisian terpusat Ketupat Rinjani 2023 dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 18 April sampai dengan 01 Mei 2023," kata Kapolres Lombok Tengah, AKBP Irfan Nurmansyah usai apel gelar pasukan pengamanan Lebaran di Praya, Senin.
Ia mengatakan, posko pengamanan dan pelayanan arus mudik tersebut tersebar di 8 titik yakni Kota Praya, Pemepek di perbatasan dengan Lombok Barat, Montong Gamang, Kecamatan Kopang perbatasan dengan Lombok Timur.
Selain itu, di Desa Labulia, Jonggat perbatasan dengan Lombok Barat, Desa Ganti, Praya Timur perbatasan dengan Lombok Timur, Kuta atau KEK Mandalika dan Posko Terpadu di Bandara Internasional Lombok.
"Ada 8 Posko yang dibentuk yakni 6 posko pengamanan, satu posko pelayanan dan satu posko terpadu untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran 2023," katanya.
Sementara itu jumlah personil Polres Lombok Tengah yang diterjunkan dalam pengamanan arus mudik Lebaran 2023 ini mencapai 380 anggota. Selain itu, aparatur gabungan dari TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan serta Badan Keamanan Desa (BKD).
"Anggota dan prasarana pendukung lainnya telah siap untuk melaksanakan pengamanan arus mudik tahun ini," katanya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19, meskipun saat ini telah masa endemi. Selain itu, ia juga berharap kepada masyarakat yang melaksanakan mudik supaya tertib dalam berlalu lintas dan mengecek kendaraan nya sebelum pergi.
"Semoga arus mudik 2023 ini berjalan aman dan lancar. Mari kita tetap jaga kamtibmas di Lombok Tengah," katanya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : Riza Fahriza
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bandara Ngurah Rai Bali layani total 1,14 juta penumpang selama Posko Lebaran
01 April 2026 5:31 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Inspektorat Situbondo Jatim menyerahkan dokumen dana desa ke kejaksaan
05 January 2024 5:20 WIB, 2024
Pengamat menyesalkan TNI AD tak koordinasi ke polisi terkait relawan Ganjar
05 January 2024 5:17 WIB, 2024
Polres Sukabumi Jabar menangkap pemuda penganiaya perempuan di bawah umur
05 January 2024 5:08 WIB, 2024
Kemen PPPA koordinasi mengkawal penanganan kekerasan seksual guru ngaji
03 January 2024 20:30 WIB, 2024
Polda NTB sebut pemberantasan aksi TPPO masih jadi atensi tahun 2024
03 January 2024 20:06 WIB, 2024
Polda NTB ungkap kepastian hukum kasus penipuan investasi WN Prancis
03 January 2024 18:06 WIB, 2024