Lombok Tengah gelar layanan KB gratis untuk pedagang pasar
Jumat, 7 Juli 2023 6:11 WIB
Kegiatan pelayanan KB gratis di pasar Renteng, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Kamis (6/7/2023) (ANTARA/Akhyar)
Praya, Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pelayanan KB gratis bagi pedagang di pasar tradisional Renteng.
"Ini untuk memaksimalkan program keluarga berencana (KB), sehingga kami jemput bola memberikan pelayanan KB secara gratis bagi masyarakat," kata Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Lombok Tengah Puji Astuti di Praya, Kamis.
Kegiatan pelayanan KB ini merupakan kerja sama dengan Polres Lombok Tengah, sehingga dilaksanakan di semua kecamatan secara bertahap. "Pelayanan KB yang diberikan dari berbagai jenis, pelayanan tidak hanya diberikan untuk perempuan, tapi juga bagi pria yang ingin menggunakan KB," katanya
Pelayanan KB secara gratis ini diberikan untuk memasifkan gerakan KB di lingkungan masyarakat. Dinas bekerja sama dengan pemangku kepentingan untuk turun langsung ke lapangan. “Kali ini kita kerja sama dengan UPT Pasar Renteng untuk memberikan imbauan terkait pelayanan KB gratis," katanya.
Ia mengatakan pelayanan KB tidak hanya diberikan bagi para pedagang, juga warga sekitar pasar Renteng. Antusiasme masyarakat untuk ikut KB ini sebenarnya sudah cukup tinggi. "Ada berbagai jenis KB atau alat kontrasepsi yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari kondom, pil KB, implan, suntik, dan jenis lainnya," katanya.
Baca juga: Program KB sasar pekerja perkebunan Kotawaringin Kalteng
Baca juga: BKKBN canangkan pelayanan KB gratis di Alun-alun Tastura
Ia mengatakan masyarakat selama ini memilih untuk jangka panjang menggunakan KB implan. Sementara untuk jangka waktu menengah menggunakan suntik KB dengan jangka waktu tiga bulan. “Kebanyakan yang menggunakan KB adalah perempuan, padahal kita juga sediakan KB untuk pria, misalnya kondom atau metode operasi pria (MOP/vasektomi)," ujarnya.
"Ini untuk memaksimalkan program keluarga berencana (KB), sehingga kami jemput bola memberikan pelayanan KB secara gratis bagi masyarakat," kata Kepala Bidang (Kabid) Keluarga Berencana Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Lombok Tengah Puji Astuti di Praya, Kamis.
Kegiatan pelayanan KB ini merupakan kerja sama dengan Polres Lombok Tengah, sehingga dilaksanakan di semua kecamatan secara bertahap. "Pelayanan KB yang diberikan dari berbagai jenis, pelayanan tidak hanya diberikan untuk perempuan, tapi juga bagi pria yang ingin menggunakan KB," katanya
Pelayanan KB secara gratis ini diberikan untuk memasifkan gerakan KB di lingkungan masyarakat. Dinas bekerja sama dengan pemangku kepentingan untuk turun langsung ke lapangan. “Kali ini kita kerja sama dengan UPT Pasar Renteng untuk memberikan imbauan terkait pelayanan KB gratis," katanya.
Ia mengatakan pelayanan KB tidak hanya diberikan bagi para pedagang, juga warga sekitar pasar Renteng. Antusiasme masyarakat untuk ikut KB ini sebenarnya sudah cukup tinggi. "Ada berbagai jenis KB atau alat kontrasepsi yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari kondom, pil KB, implan, suntik, dan jenis lainnya," katanya.
Baca juga: Program KB sasar pekerja perkebunan Kotawaringin Kalteng
Baca juga: BKKBN canangkan pelayanan KB gratis di Alun-alun Tastura
Ia mengatakan masyarakat selama ini memilih untuk jangka panjang menggunakan KB implan. Sementara untuk jangka waktu menengah menggunakan suntik KB dengan jangka waktu tiga bulan. “Kebanyakan yang menggunakan KB adalah perempuan, padahal kita juga sediakan KB untuk pria, misalnya kondom atau metode operasi pria (MOP/vasektomi)," ujarnya.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Keren! Dompu jadi terbaik PANTAU KB 2026, bukti komitmen bangun keluarga berkualitas
27 April 2026 22:10 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Keren! Dompu jadi terbaik PANTAU KB 2026, bukti komitmen bangun keluarga berkualitas
27 April 2026 22:10 WIB