Pengelola TNGR turunkan petugas padamkan kebakaran kawasan hutan Bukit Kondo
Jumat, 4 Agustus 2023 16:57 WIB
Ilustrasi: Kobaran si jago merah berupaya dijinakkan oleh tim gabungan dari BKPH Rinjani Timur bersama TNI-Polri, TNGR, pengelola bukit dan masyarakat setempat. (ANTARA FOTO).
Mataram (ANTARA) - Pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) menurunkan petugas pemadaman kebakaran hutan di kawasan taman nasional tersebut, tepatnya di sekitar Kawasan Bukit Kondo, Desa Aik Berik, Kabupaten Lombok Tengah.
Kepala TNGR Lombok Dedy Asriady di Mataram, Jumat, mengatakan, menindaklanjuti laporan warga perihal titik api dan pantauan asap di dalam kawasan yang diduga berada di daerah sekitar Bukit Kondo, petugas telah diturunkan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran di kawasan tersebut. "Tim pemadaman telah diberangkatkan menggunakan transportasi mobil dan motor," katanya.
Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan setelah itu melakukan persiapan logistik, peralatan, dan anggota tim pemadaman, dengan mengumpulkan anggota Pokdarling Umar Maye sejumlah tujuh orang sebagai anggota tim pemadaman. "Lokasi kebakaran di jalur pendakian Aik Berik. Selanjutnya kita menunggu informasi tim pemadaman setelah sampai di lokasi kebakaran hutan," katanya.
Sebelumnya kawasan hutan TNGR mengalami kebakaran dan api terlihat menjalar sehingga menimbulkan kepulan asap. Dedy Asriady selaku Kepala TNGR mengakui kebakaran tersebut dan belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Ia mengatakan kebakaran itu terlihat dari rekaman CCTV. "Petugas sedang menuju TKP untuk memadamkan api dan untuk mengetahui penyebab kebakaran," katanya.
Baca juga: Kawasan hutan Taman Nasional Gunung Rinjani Lombok Tengah alami kebakaran
Baca juga: Kawasan hutan di Taman Nasional Gunung Rinjani dikabarkan terbakar
Sampai berita ini diturunkan, nyala api masih menyala dan petugas dari TNGR bersama BPBD sedang menuju lokasi kebakaran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengelola TN Gunung Rinjani turunkan petugas padamkan kebakaran
Kepala TNGR Lombok Dedy Asriady di Mataram, Jumat, mengatakan, menindaklanjuti laporan warga perihal titik api dan pantauan asap di dalam kawasan yang diduga berada di daerah sekitar Bukit Kondo, petugas telah diturunkan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran di kawasan tersebut. "Tim pemadaman telah diberangkatkan menggunakan transportasi mobil dan motor," katanya.
Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan setelah itu melakukan persiapan logistik, peralatan, dan anggota tim pemadaman, dengan mengumpulkan anggota Pokdarling Umar Maye sejumlah tujuh orang sebagai anggota tim pemadaman. "Lokasi kebakaran di jalur pendakian Aik Berik. Selanjutnya kita menunggu informasi tim pemadaman setelah sampai di lokasi kebakaran hutan," katanya.
Sebelumnya kawasan hutan TNGR mengalami kebakaran dan api terlihat menjalar sehingga menimbulkan kepulan asap. Dedy Asriady selaku Kepala TNGR mengakui kebakaran tersebut dan belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Ia mengatakan kebakaran itu terlihat dari rekaman CCTV. "Petugas sedang menuju TKP untuk memadamkan api dan untuk mengetahui penyebab kebakaran," katanya.
Baca juga: Kawasan hutan Taman Nasional Gunung Rinjani Lombok Tengah alami kebakaran
Baca juga: Kawasan hutan di Taman Nasional Gunung Rinjani dikabarkan terbakar
Sampai berita ini diturunkan, nyala api masih menyala dan petugas dari TNGR bersama BPBD sedang menuju lokasi kebakaran.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pengelola TN Gunung Rinjani turunkan petugas padamkan kebakaran
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor : I Komang Suparta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Langit Aceh memerah di tengah Ramadhan, Kemenag serukan Shalat Khusuf malam ini
03 March 2026 19:33 WIB
Malam ini, Langit Indonesia memerah! catat jadwal gerhana bulan total 3 Maret 2026
03 March 2026 18:11 WIB
Catat! Ini rincian libur panjang Maret 2026, Nyepi dan Idul Fitri berdekatan
02 March 2026 19:11 WIB
PHK itu menyakitkan! Senator Lia Istifhama minta tak ada drama pemecatan jelang Lebaran
01 March 2026 14:05 WIB