Jakarta (ANTARA) - Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran mendukung pelaksanaan Gema Waisak Pindapata Nasional 2026 yang digelar di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai rangkaian peringatan Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE).

"Kegiatan tersebut menunjukkan kawasan Kemayoran juga berkembang sebagai ruang publik bagi aktivitas sosial dan keagamaan, selain pusat bisnis dan kegiatan internasional," kata Direktur Utama PPK Kemayoran Teddy Robinson Siahaan dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Adapun, perayaan itu sebagai rangkaian dari peringatan Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) pada 31 Mei 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Sangha Theravada Indonesia (STI) itu menghadirkan 78 Bhikkhu Sangha dan diikuti puluhan ribu umat Buddha.

Selain prosesi pindapata, kegiatan juga diisi donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta penyebaran eco enzyme sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Prosesi pindapata berlangsung di sepanjang Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran. Para bhikkhu berjalan tanpa alas kaki sambil menerima persembahan umat berupa makanan, sandang, dan obat-obatan.

Tradisi tersebut menjadi simbol hubungan spiritual antara umat dan bhikkhu sekaligus latihan kedermawanan dalam kehidupan sehari-hari. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan pindapata mengandung nilai kesederhanaan dan kebijaksanaan yang relevan dengan kehidupan sosial masyarakat saat ini.

“Pada kegiatan pindapata ini, kita belajar tentang makna kesederhanaan dan kebijaksanaan. Pindapata bukan sekadar menerima makanan, melainkan perjumpaan batin antara yang memberi dan menerima. Memberi pada acara ini bukan sekedar memindahkan sesuatu dari tangan ke tangan namun memindahkan kehangatan dari hati ke hati,” ujar Nasaruddin.

Baca juga: Jasa Marga berlakukan contraflow di ruas Tol Jagorawi arah Puncak

Baca juga: Perayaan Waisak 2025 gerakkan ekonomi daerah

Ia menilai perayaan Waisak tidak seharusnya berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat pentingnya nilai welas asih dalam kehidupan berbangsa.

Sementara itu, Ketua Umum Panitia Gema Waisak Pindapata Nasional 2026 Bhikkhu Dhammakaro Mahathera mengatakan pindapata merupakan tradisi luhur umat Buddha yang telah berlangsung lebih dari 2.500 tahun. “Pindapata bukan sekadar ritual, melainkan tradisi luhur yang telah hidup selama 2.500 tahun dan terus dijalankan hingga saat ini,” katanya.



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026