Mataram (Antara NTB) - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H Muhammad Amin mengatakan salah satu tantangan besar yang dihadapi provinsi itu saat menyambut Masyararakat Ekonomi ASEAN adalah kurangnya kualitas sumber daya manusia.

"Tantangan besar yang kita hadapi saat ini adalah kualitas sumber daya manusia yang belum memadai," kata H Muhammad Amin di Mataram, Selasa.

Menurutnya, dalam menyambut MEA di akhir tahun 2015, Provinsi NTB diakuinya merupakan daerah yang masih membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat, khususnya dari Kementerian Perdagangan.

Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas barang dan jasa, sehingga para pelaku usaha yang ada di daerah ini dapat memiliki daya saing, baik di pasar dalam negeri maupun ASEAN.

"Dengan demikian, kita siap untuk menghadapi dan mengatasi segala tantangan yang terjadi pada saat akan memasuki era MEA yang dicirikan dengan bebasnya arus barang dan tenaga terampil antarnegara di Asean," ujarnya.

Dia menambahkan, dibutuhkan kerja sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Kementerian Perdagangan untuk bisa meningkatkan SDM sehingga saat MEA berlaku daerah ini sudah siap. Bahkan, selain itu dibutuhkan optimalisasi lembaga-lembaga pelatihan dan pendidikan guna menciptakan kualitas SDM yang kompeten, produktif, dan berdaya saing.

Karena itu, orang nomor dua di NTB ini, berharap masyarakat NTB khususnya para pelaku usaha dapat lebih siap lagi menghadapi MEA, caranya dengan kerja keras, inovatif dan bersikap optimistis. (*)

Pewarta : Nur Imansyah
Editor : Nur Imansyah
Copyright © ANTARA 2024