Lembaga "Kawan Jokowi" di NTB Segera Terbentuk
Rabu, 25 Oktober 2017 8:07 WIB
Mataram (Antara NTB) - Gaya kepemimpinan, kesederhanaan dan kinerja Presiden RI Ir Joko Widodo menginspirasi sejumlah pihak di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk membentuk sebuah wadah yang bisa memfasilitasi hal-hal tersebut dalam sebuah lembaga Kawan Jokowi.
Koordinator persiapan pembentukan Kawan Jokowi, H Lalu Winengan di Mataram, Selasa, mengatakan pembentukan wadah atau lembaga ini terinspirasi oleh gaya yang ditampilkan Presiden. Lebih-lebih cara Jokowi kepada masyarakat.
"Kenapa secara pribadi saya tertarik dan suka dengan Jokowi akhir-akhir ini, bukan karena akan hadir di Munas (Musyawarah Nasional) dan Konbes (Konferensi Besar) NU, tapi gayanya itu yang saya suka," katanya.
Ia menegaskan, meski pun bagi sebagian orang melihat Jokowi terlalu berlebihan dengan rakyat, tapi memang itulah kenyataannya. Bahwa, Jokowi, sosok yang sangat dekat dengan masyarakat dipimpinnya dan tidak berjarak.
Ia pun mencontohkan, bagaimana Presiden Jokowi saat berkunjung ke Yayasan Pondek Pesantren Qamarul Huda Bagu, Kamis (19/10) ada masyarakat yang ingin foto bersama Presiden tidak keberatan melayani, bahkan Jokowi seakan tidak ada jarak dengan masyarakat sekalipun dengan anak kecil.
"Ini figur yang dapat dikatakan sebagai figur pemersatu bangsa ini, yang tidak memilih dan tidak membeda-bedakan orang," ujar Winengan.
Ia menjekaskan, dengan pembentukan "Kawan Jokowi" ini nantinya bertujuan mensosialisasikan program-program Presiden Joko Widodo ke tengah-tengah masyarakat. Karena ada program seperti dalam Nawa Cita yang tidak dipahami oleh masyarakat.
Meski demikian. Ia tak menepis. Jika nanti dalam perkembangan "Kawan Jokowi" akan juga dihajatkan bagi agenda suksesi mendukung Jokowi di Pemilu Presiden 2019.
"Semua itu sangat tergantung situasi dan dinamika politik yang ada," jelas mantan Ketua KNPI NTB tersebut.
Sementara itu, bendahara pembentukan Kawan Jokowi, Abdul Majid, mengataka bahwa pembentukan Kawan Jokowi ini akan dapat mengakselerasi program pemerintahan Jokowi dan kepentingan pembangunan di daerah.
"Ini bisa mengakselerasi program-program pusat dengan kepentingan pembangunan yang ada di NTB. Artinya, Kawan Jokowi ini ingin bergerak supaya bagaimana program Jokowi itu dapat diketahui di setiap masyarakat NTB," terangnya.
Karena itu, kepengurusan maupun keanggotaan nantinya bersifat plural. Melibatkan semua elemen yang ada di NTB, lebih-lebih di sini telah mencerminkan ke-Bhineka-an. (*)
Koordinator persiapan pembentukan Kawan Jokowi, H Lalu Winengan di Mataram, Selasa, mengatakan pembentukan wadah atau lembaga ini terinspirasi oleh gaya yang ditampilkan Presiden. Lebih-lebih cara Jokowi kepada masyarakat.
"Kenapa secara pribadi saya tertarik dan suka dengan Jokowi akhir-akhir ini, bukan karena akan hadir di Munas (Musyawarah Nasional) dan Konbes (Konferensi Besar) NU, tapi gayanya itu yang saya suka," katanya.
Ia menegaskan, meski pun bagi sebagian orang melihat Jokowi terlalu berlebihan dengan rakyat, tapi memang itulah kenyataannya. Bahwa, Jokowi, sosok yang sangat dekat dengan masyarakat dipimpinnya dan tidak berjarak.
Ia pun mencontohkan, bagaimana Presiden Jokowi saat berkunjung ke Yayasan Pondek Pesantren Qamarul Huda Bagu, Kamis (19/10) ada masyarakat yang ingin foto bersama Presiden tidak keberatan melayani, bahkan Jokowi seakan tidak ada jarak dengan masyarakat sekalipun dengan anak kecil.
"Ini figur yang dapat dikatakan sebagai figur pemersatu bangsa ini, yang tidak memilih dan tidak membeda-bedakan orang," ujar Winengan.
Ia menjekaskan, dengan pembentukan "Kawan Jokowi" ini nantinya bertujuan mensosialisasikan program-program Presiden Joko Widodo ke tengah-tengah masyarakat. Karena ada program seperti dalam Nawa Cita yang tidak dipahami oleh masyarakat.
Meski demikian. Ia tak menepis. Jika nanti dalam perkembangan "Kawan Jokowi" akan juga dihajatkan bagi agenda suksesi mendukung Jokowi di Pemilu Presiden 2019.
"Semua itu sangat tergantung situasi dan dinamika politik yang ada," jelas mantan Ketua KNPI NTB tersebut.
Sementara itu, bendahara pembentukan Kawan Jokowi, Abdul Majid, mengataka bahwa pembentukan Kawan Jokowi ini akan dapat mengakselerasi program pemerintahan Jokowi dan kepentingan pembangunan di daerah.
"Ini bisa mengakselerasi program-program pusat dengan kepentingan pembangunan yang ada di NTB. Artinya, Kawan Jokowi ini ingin bergerak supaya bagaimana program Jokowi itu dapat diketahui di setiap masyarakat NTB," terangnya.
Karena itu, kepengurusan maupun keanggotaan nantinya bersifat plural. Melibatkan semua elemen yang ada di NTB, lebih-lebih di sini telah mencerminkan ke-Bhineka-an. (*)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gibran-Jokowi semobil bersama usai hadiri silaturahmi dengan Presiden Prabowo
04 March 2026 6:36 WIB
Prabowo kumpulkan eks Presiden dan Ketum Parpol di Istana, Bahas geopolitik dunia
03 March 2026 20:27 WIB
Demokrat NTB ingatkan etika medsos usai SBY dituding dalang dibalik isu ijazah Jokowi
04 January 2026 20:03 WIB
Akademisi mengharapkan gelar perkara khusus akselerasi kasus ijazah Jokowi
18 December 2025 5:16 WIB
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Wow kirab pemuda Nusantara di Lombok dimeriahkan tradisi "nyongkolan"
02 November 2018 4:47 WIB, 2018