Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, siap mencairkan anggaran Rp1,06 miliar lebih dana hibah partai politik (parpol) peraih kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mataram periode 2024–2029.
"Hibah dana parpol tersebut bersumber dari APBD Kota Mataram tahun 2025, untuk 10 parpol peraih kursi di DPRD Kota Mataram," kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Mataram Zarkasyi di Mataram, Selasa.
Proses pencairan dana hibah ditargetkan rampung pada triwulan III 2025, atau menyesuaikan pengajuan dari parpol dan kondisi aliran kas daerah.
"Untuk mendapatkan dana hibah ini, setiap parpol harus melengkapi persyaratan dan mereka harus mengajukan ke kami untuk diproses," katanya.
Baca juga: Bakesbangpol Mataram meminta empat parpol segera ajukan dana bantuan
Dikatakan, besaran hibah masing-masing parpol dihitung berdasarkan jumlah suara yang diperoleh pada Pemilu 2024, dengan nilai Rp4.540 per suara.
Dalam penggunaannya, dana tersebut terbagi menjadi dua yakni untuk mendukung pendidikan politik masyarakat dan kegiatan pemberdayaan sebesar 60 persen dan 40 persen untuk kegiatan rutin internal parpol.
"Diharapkan, parpol bisa memanfaatkan dana tersebut secara optimal," katanya.
Baca juga: Bakesbangpol ingatkan parpol segera mengajukan permohonan dana bantuan
Akan tetapi, yang menjadi kendala selama ini pemahaman standar akuntabilitas tiap pengurus parpol tidak sama sehingga perlu dilakukan lakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi.
Sebagai pemenang pemilu di Mataram, Partai Golkar memperoleh hibah terbanyak dengan perolehan 47.099 suara mendapat dana hibah sebesar Rp213.829.460.
Kedua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan perolehan 28.281 suara mendapat dana hibah Rp128.395.740, ketiga Partai Gerindra dengan 29.277 suara mendapat dana hibah Rp 132.917.580.
Baca juga: Dana bantuan parpol di Kota Mataram meningkat
Keempat PDIP dengan perolehan 22.758 suara mendapat hibah Rp103.321.320, kelima PPPK dengan perolehan 22.481 mendapat hibah Rp102.063.740. K
Keenam Partai Nasdem dengan 22.876 suara mendapat hibah Rp103.857.040, ketujuh Partai Demokrat dengan perolehan 22.569 suara mendapat hibah Rp 102.463.260.
Kemudian kedelapan Partai Amanat Nasional dengan perolehan 15.537 suara mendapat hibah Rp70.537.980, kesembilan PKB dengan perolehan 12.794 suara mendapat hibah Rp58.084.760, dan terakhir kesepuluh Partai Hanura dengan perolehan 10.418 suara mendapat hibah Rp 47.297.720.
"Diharapkan dana hibah itu bisa mendorong peningkatan kualitas pendidikan politik dan pemberdayaan masyarakat di Kota Mataram," katanya.