Mataram (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zamroni Aziz, membawa kabar gembira bagi para tenaga honorer, anak yatim dan masyarakat di Kabupaten Dompu. 

"Kerja maksimal dan profesional adalah kunci. Masyarakat adalah alasan kita bekerja," kata Zamroni dalam keterangan persnya di Mataram, Jumat.

Adapun kabar gembira yang disampaikan Kakanwil saat Safari Ramadan di Paruga Samakai, Kabupaten Dompu, Kamis (5/3/2026) adalah sekitar 200 tenaga honorer di Dompu akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Hal ini sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga pendukung di madrasah negeri maupun swasta.

Baca juga: Kakanwil Kemenag NTB siap jadi garda terdepan perjuangkan guru madrasah jadi PPPK

Kakanwil menegaskan bahwa pengangkatan tenaga honorer ini merupakan bagian dari program nasional yang menyasar 4.500 tenaga honorer di seluruh Indonesia. 

Menurutnya, kebijakan ini bukan sekadar soal status kepegawaian, tetapi juga jaminan kesejahteraan dan penghargaan atas dedikasi para pahlawan tanpa tanda jasa di bidang pendidikan dan layanan keagamaan.

Safari Ramadan tersebut dihadiri Kepala Kemenag Dompu, H. Najamuddin, S.Pd., M.Pd., Sekretaris Daerah mewakili Bupati Dompu, jajaran Kanwil NTB, kepala madrasah negeri dan swasta, serta kepala KUA se-Kabupaten Dompu.

Baca juga: Kemenag NTB laksanakan rukyat hilal di Lombok Utara

Selain pengumuman pengangkatan honorer, Kemenag NTB juga menyerahkan bantuan komputer All-in-One untuk KUA Kecamatan Woja dan Kempo, guna mempercepat layanan administrasi keagamaan. 

Dalam momentum tersebut, Kakanwil juga menyalurkan sertifikat wakaf untuk tiga tanah wakaf di Kecamatan Dompu, bingkisan Lebaran bagi penjaga sekolah, serta 50 paket santunan untuk anak yatim piatu sebagai bentuk perhatian sosial di bulan suci.

Menutup kegiatan, Kakanwil berpesan agar Safari Ramadan menjadi pemacu semangat baru bagi guru ada kepastian status, bagi masyarakat ada peningkatan layanan, dan bagi anak yatim serta penjaga sekolah ada perhatian nyata di bulan suci, semua untuk layanan keagamaan yang lebih baik di Dompu.

Baca juga: Kepala Kemenag NTB tekankan kepala madrasah adaptif terhadap perubahan
Baca juga: Sebanyak 3.500 pegawai honorer di Kemenag NTB diangkat PPPK