Mataram (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga resmi menutup pelaksanaan Satuan Tugas Ramadhan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) per 1 April 2026, di mana tim ini sebelumnya bertugas menjaga pasokan energi dengan aman pada masa Ramadhan dan Idul Fitri, mulai dari arus mudik hingga arus balik.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga kelancaran layanan energi selama masa Satgas.
Ia mengatakan, untuk wilayah NTB sendiri terjadi kenaikan konsumsi pada produk LPG dibandingkan kondisi normal, yakni sebesar 7,9 persen. Sedangkan untuk BBM (gasoline) mencapai 9,2 persen dan Avtur 27 persen dari rata-rata konsumsi normal.
Adapun untuk gasoil mengalami sedikit kenaikan meskipun aktivitas industri berkurang selama libur panjang, yakni sebesar 1,2 persen.
"Terimakasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh stakeholders, baik dari unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Hiswana Migas, serta rekan-rekan media. Apresiasi yang setinggi-tingginya juga saya sampaikan kepada seluruh tim Pertamina yang siaga penuh, serta keluarga mereka yang turut mendukung kelancaran operasional selama masa Satgas," katanya.
Satgas RAFI 2026 yang berlangsung sejak 9 Maret lalu, bertugas memastikan distribusi energi tetap aman dan lancar di seluruh wilayah kerja Pertamina termasuk NTB, khususnya selama momen Ramadhan dan Idul Fitri yang identik dengan peningkatan konsumsi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menjelaskan bahwa ketersediaan stok BBM, LPG, dan avtur selama masa Satgas terjaga dalam kondisi aman, dengan ketahanan stok yang bervariasi mulai dari 8 hingga 15 hari tergantung produk dan wilayah.
Selama masa Satgas RAFI 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan kesiapan infrastruktur distribusi di NTB melalui pengoperasian tiga terminal BBM (fuel dan integrated terminal), 111 SPBU, 5 SPBUN, 93 Agen LPG, dan 2 aviation fuel terminal. Operasional ini dikendalikan melalui sistem monitoring yang aktif selama 24 jam penuh.
Guna memberikan kenyamanan kepada masyarakat, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan layanan tambahan untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama periode RAFI di NTB.
Layanan tersebut mencakup 10 SPBU Siaga 24 jam, 91 Agen LPG Siaga, 4 unit mobil tangki standby sebagai kantong suplai di jalur padat perjalanan dan 5 unit motorist/PDS yang mobile untuk menjangkau pemukiman hingga jalur wisata.
Ahad menegaskan bahwa hasil evaluasi Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026 akan menjadi landasan untuk menyempurnakan strategi distribusi energi ke depan.
"Kami akan terus meningkatkan keandalan layanan, terutama untuk wilayah-wilayah dengan tantangan geografis dan lonjakan konsumsi, agar kebutuhan energi masyarakat senantiasa terpenuhi," ucapnya.
Untuk informasi dan pertanyaan lebih lanjut mengenai layanan dan program Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135.