Dompu (ANTARA) - Bupati Dompu Bambang Firdaus akan memanggil Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) guna melakukan evaluasi menyeluruh terhadap layanan air bersih, menyusul temuan air berulat dan berbau yang dikeluhkan masyarakat.
"Ini akan segera kita tindak lanjuti. Nanti kita panggil Direktur PDAM untuk evaluasi secara menyeluruh," ujar Bambang di Dompu, Kamis.
Pemanggilan tersebut dilakukan setelah muncul laporan bahwa ribuan pelanggan PDAM di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengonsumsi air berulat dan berbau dalam dua bulan terakhir.
Kondisi itu terjadi sejak pengambilan air baku dialihkan dari Dam Rababaka ke Bendungan Mila oleh pihak pengelola.
Bambang menegaskan, persoalan kualitas air tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.
"Semua itu akan kita tangani. Dengan adanya air saja kita sudah sangat bersyukur, tapi ke depan kualitasnya harus kita perbaiki," katanya.
Ia menilai, permasalahan tersebut menunjukkan masih lemahnya pengelolaan layanan air bersih oleh PDAM, sehingga perlu dilakukan pembenahan secara menyeluruh.
Baca juga: Kejari Dompu kantongi bukti awal dugaan pemerasan Camat Pajo oleh Oknum Jaksa
Selain itu, Bambang mengakui dukungan pemerintah daerah terhadap PDAM selama ini belum optimal akibat keterbatasan anggaran.
"Kondisi hari ini kita belum bisa menyuport PDAM secara maksimal karena keterbatasan anggaran. Tapi ini menjadi kelemahan yang akan kita perbaiki ke depan," ujarnya.
Ia menambahkan, evaluasi terhadap PDAM juga akan menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih, seiring rencana pengajuan pinjaman daerah senilai Rp70 miliar.
Baca juga: Kejari Dompu musnahkan sabu 67,11 gram, 965 butir tramadol dan ratusan senjata tajam
Pinjaman tersebut direncanakan untuk membiayai sektor prioritas, termasuk penanganan krisis air bersih yang hingga kini belum terselesaikan secara optimal di Dompu.
Pemerintah daerah berharap, melalui langkah evaluasi dan dukungan pembiayaan tersebut, kualitas layanan PDAM dapat segera diperbaiki sehingga masyarakat memperoleh akses air bersih yang layak dan aman.