Dompu (ANTARA) - Bupati Dompu, Bambang Firdaus (BBF) menyoroti masih rendahnya kemampuan membaca sebagian siswa sekolah, saat mengukuhkan 42 kepala sekolah jenjang TK, SD dan SMP se-Kabupaten Dompu di Aula Pendopo Bupati, Rabu.

Dalam sambutannya, Bambang mengatakan masih ditemukan siswa kelas 5 dan 6 SD yang belum lancar membaca sehingga kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius para kepala sekolah dan guru.

"Kalau nanti saya turun langsung ke sekolah dan masuk ke ruang kelas masih ada siswa yang belum bisa membaca, maka itu menjadi tanggung jawab penuh pengelola sekolah," tegasnya.

Ia mengatakan, jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas dan keteladanan.

"Jabatan ini bukanlah hadiah, melainkan amanah berat dan tanggung jawab moral yang harus diemban dengan sungguh-sungguh," ujarnya.

Selain menyoroti kemampuan literasi siswa, Politisi Gerindra itu juga menekankan pentingnya pendidikan karakter dan nilai agama di lingkungan sekolah.

Menurut dia, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan materi pelajaran dan fasilitas fisik, tetapi juga menyangkut pembentukan akhlak serta keteladanan guru kepada peserta didik.

BBF meminta sekolah menjadi rumah kedua yang nyaman bagi anak dengan pendekatan pendidikan yang humanis dan penuh kasih sayang.

"Mengajarlah dengan hati, bukan sekadar memberi pelajaran. Kepala sekolah dan guru harus menjadi teladan nyata, dan cara paling efektif mengajar adalah memberi contoh," katanya.

Pengukuhan 42 kepala sekolah tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Dompu Nomor 800.1.3.3/63/BKDPSDM/2026 tanggal 13 April 2026 dan Keputusan Bupati Dompu Nomor 800.1.3.3/68/BKDPSDM/2026 tanggal 23 April 2026 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Seluruh kepala sekolah yang dikukuhkan juga menandatangani surat pernyataan kinerja sebagai bentuk komitmen peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Dompu.

Pengukuhan kepala sekolah tersebut menjadi pelantikan perdana di sektor pendidikan yang dilakukan Bambang Firdaus sejak menjabat sebagai Bupati Dompu sekitar setahun lalu.