Mataram (ANTARA) - Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat menyebutkan progres pembangunan lima Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di daerah itu sudah mencapai sekitar 50-60 persen.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perinkop UKM) Kota Mataram Jemmy Nelwan di Mataram, Kamis, mengatakan lima gerai KDKMP saat ini sedang proses pembangunan yakni di Kelurahan Ampenan Utara, Sandubaya, Abian Tubuh, Babakan dan Kelurahan Jempong Baru.
"Progresnya kini masih dalam tahap penataan lanskap, namun aktivitas bisnis koperasi dinilai sudah berjalan," katanya.
Ia mengatakan sebanyak 50 KDKMP di Kota Mataram semua sudah berbadan hukum dari notaris dan kepengurusan sudah dibentuk serta kegiatan KDKMP di masing-masing kelurahan sejauh ini berjalan dengan baik.
Secara entitas bisnis, lanjutnya, koperasi sudah berjalan dan menunjukkan aktivitas. Modalnya pun sudah ada secara mandiri dari anggota KDKMP dan karena gerai belum jadi, mereka beraktivitas di tempat-tempat tertentu salah satunya di kantor kelurahan.
Terkait target penyelesaian fisik bangunan, Jemmy mengatakan semua bersumber dari bantuan pemerintah pusat termasuk pelaksanaan bekerja sama dengan TNI.
Sementara pemerintah kota menyiapkan lahan atau istilahnya menerima barang jadi.
"Kami di Dinas Perinkop UKM Kota Mataram tidak ikut terlibat dalam proses pembangunan gedung tersebut," katanya.
Jimmy menambahkan, Program KDKMP bertujuan memperkuat ekonomi lokal, memutus rantai kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan warga melalui koperasi berbasis gotong royong.
Baca juga: Mataram kolaborasi dengan PLN bina UMKM pesisir
"KDMP hadir sebagai lembaga ekonomi mandiri untuk menyediakan layanan dasar, menstabilkan harga pokok, serta menciptakan lapangan kerja di tingkat desa/kelurahan," katanya.
Sementara pembangunan gerai KDKMP untuk di kelurahan lain di Kota Mataram, masih mencari lahan sesuai dengan aturan pemerintah pusat dengan luas 20x30 meter, tapi aktivitas koperasi sudah berjalan semua.
Baca juga: Pemkot Mataram segera menata lapak PKL di RTH Pagutan
Bahkan, KDKMP se-Kota Mataram menjadi yang terbaik se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), karena sudah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT).
Keberhasilan KDKMP Kota Mataram menjadi yang terbaik disampaikan pihak provinsi berdasarkan hasil evaluasi dan pengawasan KDMP se-NTB.
"Hasil evaluasi dan pengawasan provinsi, sebanyak 50 KDKMP se-Kota Mataram menjadi yang terbaik se-NTB karena sudah melaksanakan RAT. Ini harus kami pertahankan, bila perlu ditingkatkan," katanya.