Mataram (ANTARA) - Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan kualitas MBG bagi siswa maupun ibu hamil, ibu menyusui, dan balita tetap sesuai standar meskipun anggaran berkurang.

"Pengurangan anggaran kami tegaskan tidak akan mengorbankan kualitas atau kandungan gizi makanan yang disajikan," kata Ketua Satgas MBG Kota Mataram H Lalu Martawang di Mataram, Senin.

Hal tersebut disampaikannya menyikapi kebijakan pemerintah yang memangkas anggaran program MBG tahun 2026 sebesar Rp67 triliun dari sebelumnya sebesar Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun.

Baca juga: Polresta Mataram berkomitmen mendukung program Ketahanan Pangan Nasional

Terkait dengan itu, Martawang yang juga Asisten I Setda Kota Mataram meminta masyarakat untuk tidak khawatir, sebab pengurangan anggaran tidak akan mengorbankan kualitas atau kandungan gizi makanan yang disajikan kepada sasaran.

"Cakupan pemotongan anggaran bukan pada konteks kualitas, tapi pada jangkauan dan tidak pada aspek keterpenuhan dari standar gizi dan lain sebagainya," katanya menjelaskan.

Baca juga: KSP menemukan dua SPPG bermasalah di Jakarta Barat

Melalui Satgas MBG yang telah dibentuk, Pemerintah Kota Mataram berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi erat dengan para koordinator wilayah demi mengawal program ini agar berjalan optimal.

"Insya Allah, harapan kami kualitas tetap terjaga dengan koordinasi dan pengawasan rutin," katanya.

 



Pewarta :
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026