Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, menargetkan dapat menghimpun hewan kurban melalui sumbangan dari organisasi perangkat daerah (OPD) setempat dan pihak swasta lainnya sebanyak 66 ekor.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Mataram Amir Wisuda di Mataram, Senin, mengatakan, target pengumpulan hewan kurban dari OPD Kota Mataram pada 2026 sebanyak 66 ekor itu terdiri atas 50 ekor kambing dan 16 ekor sapi.
"Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena adanya sumbangan dari pihak swasta dan lainnya. Untuk realisasi pastinya baru dapat dilihat pada esok hari," katanya.
Dikatakan, untuk hari ini yang merupakan hari pertama dimulainya pengumpulan hewan kurban sudah ada 6 ekor kambing dan 3 ekor sapi. Sapi tersebut dua ekor berasal dari PT AMMAN dan satu ekor dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram.
Terkait sistem pendistribusian daging kurban dari Pemerintah Kota Mataram, Amrin mengatakan, hewan-hewan kurban itu nantinya akan diserahkan dalam bentuk hewan hidup kepada masyarakat.
Hal itu dilakukan berdasarkan permohonan yang telah diajukan oleh berbagai lembaga, yayasan, termasuk remaja masjid. Seperti, di taman pendidikan Al Quran (TPQ), dan kelompok masyarakat lainnya.
Baca juga: ITDC menyalurkan puluhan hewan kurban untuk warga di Mandalika
Pemkot Mataram menilai sistem itu lebih ideal agar masyarakat dapat mengelola dan mendistribusikan sendiri sesuai kebutuhan di wilayah masing-masing.
"Sementara mengenai kemungkinan adanya pemotongan di rumah potong hewan (RPH) yang menggunakan sistem pembagian kupon daging, kami masih menunggu arahan lebih lanjut dari pimpinan," katanya.
Di sisi lain, bantuan sapi kurban dari Presiden RI dipastikan akan diserahkan oleh peternak Selasa (26/5-2026) langsung ke Takmir Masjid Nurul Falah, Lingkungan Babidas, Kelurahan Pagesangan, Kota Mataram.
Baca juga: Satpol PP Mataram menertibkan pedagang hewan kurban jualan di trotoar
Sapi kurban bantuan Presiden tersebut memiliki bobot berkisar 975 kilogram atau hampir mendekati 1 ton dengan jenis ras Simental. Bobot itu diketahui mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan bobot sapi kurban bantuan Presiden pada tahun sebelumnya yakni 669 kilogram.
"Kami berharap sapi bantuan Presiden RI tersebut bisa memberikan manfaat, keberkahan, serta mempererat tali persaudaraan bagi warga penerima sekaligus antar pemerintah daerah dan pusat," katanya.
Pewarta : Nirkomala
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026